TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dapat dimulai dari lingkungan rumah, salah satunya melalui pemanfaatan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Pesan tersebut menjadi fokus Dinas Pangan Kabupaten Berau dalam partisipasinya pada Berau Expo 2026.
Mengusung subtema “Pekarangan Lestari untuk Ketahanan Pangan Keluarga”, Dinas Pangan Berau mengajak masyarakat memaksimalkan potensi pekarangan rumah sekaligus membiasakan pola konsumsi pangan yang sehat, beragam, bergizi seimbang, dan aman.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan kehadiran pihaknya dalam pameran tahunan tersebut tidak hanya untuk memperkenalkan program pemerintah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, ketahanan pangan perlu dibangun dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Pemanfaatan pekarangan serta penerapan pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) menjadi langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung ketersediaan pangan dan menjaga kualitas konsumsi keluarga.
“Pekarangan rumah memiliki potensi untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ungkapnya.
Selain mengampanyekan pemanfaatan pekarangan, Dinas Pangan Berau juga menghadirkan sejumlah agenda edukasi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup keamanan pangan, pencegahan pemborosan makanan, hingga distribusi cadangan pangan.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai pentingnya memastikan bahan pangan yang dikonsumsi aman.
Selanjutnya, edukasi Stop Boros Pangan dijadwalkan pada Minggu (18/10/2026), disusul sosialisasi distribusi cadangan pangan pada Senin (19/10/2026).
Edukasi pola konsumsi sehat juga menyasar kalangan pelajar melalui program B2SA Go to School. Sosialisasi bagi siswa SMA/SMK dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026) pukul 10.30 WITA, kemudian dilanjutkan untuk siswa SMP pada Rabu (21/10/2026) pada waktu yang sama.
Upaya mengurangi pemborosan makanan kembali disampaikan melalui edukasi pada Kamis (22/10/2026) pukul 10.30 WITA. Sementara itu, pada Jumat (23/10/2026) pukul 19.00 WITA, Dinas Pangan membuka sosialisasi sekaligus pelayanan registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PSAT PDUK).
Rangkaian agenda tersebut berlanjut dengan sosialisasi Gerakan Pangan Murah pada Sabtu (24/10/2026).
Tenteram menginginkan, berbagai kegiatan selama Berau Expo 2026 dapat memberikan manfaat yang dapat diterapkan masyarakat setelah pameran berakhir.
Ia menyebut, pengetahuan mengenai keamanan pangan, pola makan seimbang, pemanfaatan pekarangan, dan pengurangan sisa makanan perlu diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari.
Ia menegaskan, upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, terutama dalam mengelola kebutuhan pangan di tingkat rumah tangga.
“Harapan kami, edukasi ini dapat diterapkan di rumah masing-masing sehingga upaya mewujudkan ketahanan pangan bisa dimulai dari keluarga,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto





