TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi kendala penggunaan dermaga apung di Pulau Maratua, khususnya saat kondisi angin kencang yang dikeluhkan pengguna dermaga.
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pihaknya telah menyiapkan perangkat untuk memantau kondisi angin di kawasan tersebut. Upaya ini diharapkan dapat membantu mengantisipasi kondisi cuaca yang berpengaruh terhadap aktivitas kapal saat bersandar.
Menurutnya, kondisi angin menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan dermaga apung. Terlebih, fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas transportasi laut di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau.
“Terkait dermaga apung di Maratua, kemarin memang ada keluhan mengenai kondisi angin. Kami sudah menyiapkan alat untuk melihat kondisi angin di sana,” ujarnya.
Selain perangkat pemantau angin, Dishub Berau juga merencanakan penyediaan fasilitas pendukung berupa penahan gelombang.
“Nantinya Fasilitas ini kami harapkan dapat membantu mengurangi dampak gelombang sehingga kapal lebih mudah melakukan proses sandar di dermaga apung,” bebernya.
Dijelaskannya, penambahan fasilitas pendukung menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan penggunaan dermaga. Dengan kondisi perairan yang lebih terkendali, aktivitas kapal diharapkan dapat berlangsung lebih lancar.
“Nanti akan ada alat, salah satunya penahan gelombang, agar penggunaan dermaga apung Maratua untuk berlabuh bisa lebih mudah,” jelasnya.
Meski demikian, realisasi penambahan fasilitas tersebut masih bergantung pada ketersediaan anggaran. Dishub Berau akan terus mengupayakan agar kebutuhan penanganan dermaga apung dapat diakomodasi dalam perencanaan anggaran pemerintah daerah.
Menurut Rusnan, dukungan anggaran menjadi faktor penting dalam merealisasikan kebutuhan infrastruktur penunjang transportasi laut tersebut. Karena itu, pelaksanaannya akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Kami akan terus berusaha menyiapkan anggarannya. Namun, semua tetap bergantung pada ketersediaan anggaran,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Dedy Warseto




