TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pelaksanaan Expo yang digelar pihak swasta di kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau, akhirnya diputuskan tetap dilanjutkan.
Keputusan tersebut diambil melalui hasil pertemuan bersama antara pemerintah daerah, penyelenggara, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa (8/9/26) sore.
Sebelumnya, kegiatan Expo tersebut sempat diminta untuk ditunda oleh Pemerintah Kabupaten Berau. Namun, setelah dilakukan pembahasan dan mempertimbangkan kondisi para pelaku usaha, kegiatan akhirnya disepakati tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian, terutama penerapan protokol kesehatan.
Salah satunya dengan penggunaan masker bagi pelaku-pelaku UMKM. Hal ini untuk menghindari kabut asap agar tidak terjadinya penyebaran penyakit ISPA.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan kepentingan pelaku UMKM yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas perdagangan.
“Hasil pertemuan terakhir keputusannya mereka lanjut acara Exponya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya pada Rabu (9/9/26) kepada media ini melalui pesan Whatsapp.
Menurutnya, keberlangsungan aktivitas ekonomi tetap perlu diperhatikan. Di tengah berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat, para pelaku UMKM membutuhkan ruang untuk tetap berjualan dan memperoleh penghasilan.
“Roda ekonomi harus terus bergerak, dan mereka juga membutuhkan penghasilan,” katanya.
Meski Expo tetap diperbolehkan berlangsung, Eva menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan harus memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan. Penyelenggara maupun pelaku UMKM diminta tidak mengabaikan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, kondisi cuaca panas yang belakangan terjadi di Berau juga menjadi perhatian. Para pelaku UMKM dan masyarakat yang datang ke lokasi Expo diimbau menjaga kondisi tubuh serta mewaspadai dampak paparan panas.
“Kami berharap para pelaku UMKM tetap memperhatikan protokol kesehatan, waspada terhadap dampak panasnya cuaca, serta bersama-sama menjaga kondusifitas selama kegiatan berlangsung,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





