TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Berau, Agus Wahyudi (AW) langsung menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal partai serta melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh almarhum Suriansyah.
Agus menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader kepadanya. Menurutnya, amanah memimpin Hanura Berau merupakan tanggung jawab besar yang hanya dapat dijalankan melalui kebersamaan seluruh pengurus dan kader.
“Amanah ini tentu tidak bisa saya jalankan sendiri. Saya berharap seluruh kader dapat bersama-sama membangun dan membesarkan Partai Hanura di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah tersebut dinilai penting agar Hanura semakin solid dalam menghadapi berbagai agenda politik sekaligus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Pihaknya juga memastikan akan meneruskan perjuangan dan program-program yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya. Menurutnya, kekompakan seluruh kader menjadi modal utama untuk membawa Hanura semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Mari kita tetap solid, menjaga kebersamaan, sehingga Partai Hanura semakin maju, berkembang, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Selain konsolidasi internal, AW mengungkapkan salah satu agenda yang akan segera dibahas adalah mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD. Namun, ia menegaskan seluruh proses akan dilakukan sesuai mekanisme partai melalui pembahasan bersama pengurus.
“Semua proses nanti akan kita bahas setelah semua kegiatan selesai, karena untuk menyusun terkait PAW dan lainnya tentu akan dirapatkan bersama-sama,” jelasnya.
Terkait calon yang akan mengisi kursi melalui mekanisme PAW, dirinya mengatakan partai akan mengikuti aturan yang berlaku. Ia menegaskan setiap kader memiliki kesempatan yang sama, namun tetap akan melalui proses penilaian berdasarkan kinerja dan kontribusi terhadap partai.
“Kita lihat mekanisme penggantiannya seperti apa. Partai juga memiliki pembinaan kepada kader-kadernya, sehingga semua akan mengikuti mekanisme yang ada,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penentuan nama pengganti tidak akan diputuskan secara sepihak, melainkan melalui pembahasan internal dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
“Seluruh kader tentu akan dinilai, mulai dari kinerja hingga kontribusinya. Jadi semua itu akan kami rumuskan bersama di partai,” tegasnya.
Meski belum memasang target waktu secara pasti, AW berharap proses pengisian kursi DPRD dapat segera diselesaikan agar peran kader Hanura di lembaga legislatif dapat kembali berjalan optimal.
“Kalau target khusus tidak ada, tapi secepatnya lah. Rugi kalau tidak cepat diisi. Insya Allah secepatnya akan kami proses sesuai mekanisme,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




