TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Event Organizer (EO) MRG sukses menggelar dan menutup rangkaian Berau Healing Fest Vol. 1 yang berlangsung di GOR Pemuda Tanjung Redeb. Festival yang digelar sejak 10 hingga 19 Juli 2026 itu berakhir meriah pada Minggu (19/7/26) malam dengan menghadirkan penampilan band lokal Semestaku, DJ Pehol “Pasukan Geleng Kaltim”, serta penampilan puncak Eckoshow yang didampingi DJ Amri Paku.
Sebelum memasuki malam penutupan, panitia lebih dahulu menggelar kegiatan Colour Run pada pagi hari yang diikuti ratusan peserta. Memasuki sore hingga malam, kawasan GOR Pemuda dipadati ribuan masyarakat yang ingin menikmati rangkaian hiburan sekaligus mengunjungi bazar UMKM dan berbagai aktivitas komunitas.
Meski hujan deras sempat mengguyur kawasan acara menjelang konser dimulai, antusiasme masyarakat tidak surut. Ribuan pengunjung tetap bertahan hingga penampilan terakhir yang berlangsung penuh semangat.
Selain konser musik, Berau Healing Fest Vol. 1 juga menghadirkan ratusan stan UMKM, atraksi komunitas, hingga beragam kegiatan kreatif yang melibatkan berbagai kalangan. Konsep tersebut menjadi upaya EO MRG menghadirkan festival yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.
Founder EO MRG, Muhammad Rizal Gunawan, mengatakan sejak awal Berau Healing Fest dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, komunitas, hingga organisasi dalam satu momentum.
Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, komunitas, organisasi, serta berbagai elemen masyarakat untuk tumbuh dan berkarya bersama.
“Kami ingin Berau Healing Fest menjadi wadah kolaborasi yang memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujarnya.
Rizal menjelaskan, dipilihnya Eckoshow sebagai penampil utama pada malam penutupan diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Berau melalui suguhan musik yang energik dan menghibur.
“Khusus pada malam penutupan, kami menghadirkan Eckoshow sebagai penampilan puncak. Kami ingin masyarakat dapat bergembira bersama, menikmati hiburan berkualitas, sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang akan selalu dikenang,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Berau Healing Fest Vol. 1 menjadi bukti bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai festival berskala besar. Tahun ini, festival juga diikuti ratusan pelaku UMKM dari Berau maupun luar daerah, bahkan turut diramaikan peserta UMKM asal Tawau, Malaysia.
“Keikutsertaan peserta dari Tawau menunjukkan Berau Healing Fest mulai mendapat perhatian hingga tingkat internasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan event yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
Tak hanya melibatkan pelaku UMKM, EO MRG juga menggandeng komunitas motor, mobil, sepeda, pushbike, cosplay, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai komunitas kreatif lainnya sehingga festival menjadi ruang hiburan yang ramah bagi seluruh keluarga.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Rizal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Berau, para sponsor, mitra, relawan, komunitas, pelaku UMKM, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga Berau Healing Fest Vol. 1 dapat berlangsung sukses.
“Kami berharap Berau Healing Fest dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menggerakkan perekonomian daerah, meningkatkan sektor pariwisata, serta memperkenalkan potensi Kabupaten Berau hingga tingkat nasional maupun mancanegara,” kuncinya.
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim





