• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
19MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Berau Usulkan Enam Kampung Jadi Sentra Bioflok KKP, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

admin by admin
15 Mei 2026
in Berau
0
Berau Usulkan Enam Kampung Jadi Sentra Bioflok KKP, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau melalui Dinas Perikanan terus mendorong pengembangan di sejumlah kampung.

Program tersebut menjadi bagian dari program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung ketahanan pangan melalui penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, mengatakan saat ini dua kampung, yakni Labanan Jaya dan Labanan Makmur, telah diusulkan dalam program bioflok tematik dari KKP dan masih dalam tahap verifikasi serta validasi.

“Labanan Jaya dan Labanan Makmur itu merupakan program unggulan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung KDMP dalam ketahanan pangan,” ujarnya.

Melihat potensi yang ada, Dinas Perikanan Berau kembali mengusulkan dua kampung tambahan, yakni Kampung Melati Jaya dan Sukan Tengah. Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki kesiapan kelembagaan yang cukup baik untuk menjalankan program budidaya berbasis bioflok.

“Karena kita lihat potensi dan kesiapan secara kelembagaan juga mumpuni, maka kita usulkan lagi dua kampung tambahan,” jelasnya.

Budiono menyebut, program nasional tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 4.000 KDMP di seluruh Indonesia hingga tahun 2029. Karena itu, peluang Kabupaten Berau untuk mendapatkan bantuan dinilai masih sangat terbuka.

Menariknya, program bioflok tersebut sepenuhnya bersumber dari hibah KKP dan tidak menggunakan dana desa.

Menurutnya, hal itu menjadi kesempatan besar bagi kampung untuk memperkuat unit usaha perikanan tanpa membebani anggaran desa.

“Program ini tidak mengambil dana dari dana desa, jadi betul-betul hibah dari KKP. Ini peluang besar untuk peningkatan kapasitas kelembagaan KDMP,” katanya.

Dinas Perikanan Berau bahkan menargetkan enam kampung dapat masuk dalam program tersebut, dengan pembagian wilayah utara, tengah dan selatan agar pengembangan usaha tidak saling bersaing dalam satu kawasan.

Untuk wilayah tengah, dua kampung yang diusulkan yakni Labanan Jaya dan Labanan Makmur. Wilayah selatan diarahkan ke Kampung Melati Jaya dan Sukan, sedangkan wilayah utara masih dalam tahap penjajakan.

“Untuk utara kita masih lihat peluangnya, apakah Tanjung Batu, Kasai, Semanting, Pegat Bukur atau kampung lainnya yang siap. Karena syarat lahannya cukup besar, sekitar 1.000 meter persegi,” ungkapnya.

Ia menyebut, dalam tahap awal, komoditas yang dibudidayakan melalui bantuan tematik bioflok tersebut difokuskan pada ikan nila dan lele. Namun setelah satu siklus berjalan, pengelolaan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing kampung.

“Nanti setelah satu siklus, terserah KDMP mau kembangkan apa. Bisa patin, ikan emas, bahkan ikan laut juga tidak masalah. Yang penting tahap awal tetap nila dan lele sesuai tematik bantuan,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Seleksi Pejabat Pemkab Berau Tunggu Keterlibatan Pansel dari Pemprov Kaltim

Next Post

DPPKBP3A Berau Klarifikasi Soal Anggaran Suvenir Rp75 Juta di Tengah Maraknya Kasus Pelecehan Anak

admin

admin

Next Post
DPPKBP3A Berau Klarifikasi Soal Anggaran Suvenir Rp75 Juta di Tengah Maraknya Kasus Pelecehan Anak

DPPKBP3A Berau Klarifikasi Soal Anggaran Suvenir Rp75 Juta di Tengah Maraknya Kasus Pelecehan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPPKBP3A Berau Klarifikasi Soal Anggaran Suvenir Rp75 Juta di Tengah Maraknya Kasus Pelecehan Anak

DPPKBP3A Berau Klarifikasi Soal Anggaran Suvenir Rp75 Juta di Tengah Maraknya Kasus Pelecehan Anak

by admin
15 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Di tengah meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Berau, alokasi anggaran di...

Berau Usulkan Enam Kampung Jadi Sentra Bioflok KKP, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berau Usulkan Enam Kampung Jadi Sentra Bioflok KKP, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

by admin
15 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Pemkab Berau melalui Dinas Perikanan terus mendorong pengembangan di sejumlah kampung. Program tersebut menjadi bagian dari...

Seleksi Pejabat Pemkab Berau Tunggu Keterlibatan Pansel dari Pemprov Kaltim

Seleksi Pejabat Pemkab Berau Tunggu Keterlibatan Pansel dari Pemprov Kaltim

by admin
15 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Berau tahun 2026 dipastikan melibatkan unsur...

Akses BBM Nelayan Jadi Perhatian, Dinas Perikanan Upayakan Bantu Nelayan Lewat Rekomendasi

Akses BBM Nelayan Jadi Perhatian, Dinas Perikanan Upayakan Bantu Nelayan Lewat Rekomendasi

by admin
15 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Kelangkaan solar bersubsidi untuk nelayan kembali menjadi perhatian di Kabupaten Berau. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In