TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Antusiasme terhadap gelaran Bigbam Festival 2026 mulai terasa sejak dilaksanakannya konferensi pers pada Rabu (22/4/26) di Story Mount Cafe, Jalan Gunung Panjang. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan resmi festival yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 April hingga 2 Mei 2026 di kawasan Story Mount.
Project Director Bigbam Festival, Hendra Kuswarara, menegaskan bahwa event ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi lintas komunitas, khususnya generasi muda.
“Kami dengan bangga memperkenalkan event ini dengan niat menyatukan semua jenis baik anak muda, kolaborasi, dan kreativitas,” ujarnya.
Ia juga memaparkan rangkaian acara yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
“Pada hari pertama, pengunjung akan dihibur oleh penampilan Vierratel dan Plus Vibes. Hari kedua akan dimeriahkan oleh Anggis Devaki, sementara Juan Reza dijadwalkan menutup festival pada hari ketiga,” terangnya.
Sementara itu, Program Director Big Brader, M. Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa Bigbam Festival merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah sukses digelar.
“Di beberapa kesempatan kami sudah membuat schedule untuk event, sebelumnya kami juga telah melakukan Mam Mam Fest,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa konsep Bigbam Festival tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga menghadirkan berbagai wahana dan ruang interaksi bagi masyarakat.
“Bigbam Festival ini merupakan rangkaian, jadi kami lebih kepada wahana. Jadi letihnya masyarakat setelahnya orang dapat menyaksikan Bigbam Festival,” katanya.
Tidak hanya itu, festival ini juga melibatkan berbagai sektor usaha seperti food and beverage (FnB), barber, hingga pelaku UMKM lokal. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Mam Mam Fest berhasil mencatat perputaran ekonomi lebih dari Rp300 juta.
“Semoga di event ini lebih lagi untuk perputaran ekonominya,” bebernya.
Dari sisi kapasitas, venue Story Mount mampu menampung hingga 15.000 pengunjung. Namun, panitia menargetkan kehadiran sekitar 10.000 orang.
Hingga saat ini, penjualan tiket telah mencapai 6.000 lembar, dengan pembeli tidak hanya berasal dari Berau, tetapi juga dari Malinau, Sangatta, dan daerah lainnya. Panitia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli tiket. Hal ini merujuk pada kasus penipuan event yang sempat terjadi sebelumnya.
“Pesan kami sebelum membeli tiket agar dapat mengecek terlebih dahulu siapa penyelenggaranya dan yang lainnya,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari perwakilan pemuda Berau, Hardiansyah. Ia mengaku bangga dengan inisiatif ini.
“Saya sebagai pemuda Kabupaten Berau merasa bangga dengan kegiatan ini karena menjadi wadah positif dan wadah kreasi,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung kesuksesan Bigbam Festival sebagai salah satu event besar di Kabupaten Berau.
“Kami mengajak semua lapisan elemen masyarakat untuk dapat berpartisipasi langsung dalam event anak muda ini,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




