TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Kalimantan Timur resmi dibuka, Jumat (17/4/26) malam, di Ballroom SM Tower and Convention Centre, Jalan Teuku Umar, Tanjung Redeb.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial dan Tata Kelola Lazismu yang Terintegrasi, Berdampak dan Berkelanjutan di Kalimantan Timur” ini dihadiri perwakilan LazisMu kabupaten/kota se-Kaltim, jajaran Muhammadiyah, serta unsur pemerintah daerah.
Ketua LazisMu Kaltim, Rusfauzi Hamdi, dalam sambutannya menyampaikan capaian positif selama program Ramadan tahun ini. Ia mengungkapkan, target penghimpunan dana yang ditetapkan LazisMu Pusat sebesar Rp2,715 miliar berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai Rp3,285 miliar.
“Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi, kerja keras, dan keikhlasan seluruh LazisMu di kabupaten/kota mampu menghadirkan hasil yang luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan wujud kepedulian umat yang telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk membantu korban musibah di sejumlah wilayah di Aceh.
“Semoga bantuan ini mampu meringankan beban dan menghadirkan harapan baru bagi saudara-saudara kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Siswanto Sunandar, menekankan pentingnya kehadiran dan partisipasi aktif seluruh LazisMu daerah dalam forum strategis tersebut.
Ia menyebut, kegiatan Rakerwil memiliki peran penting dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan umat, sehingga diperlukan keseriusan dari seluruh peserta.
“Dengan mengikuti kegiatan secara optimal, kita bisa menghindari miss informasi dan miss komunikasi yang berpotensi menghambat jalannya program,” tegasnya.
Siswanto juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan LazisMu di seluruh daerah. Ia menjelaskan, kantor layanan hanya berperan dalam pengumpulan zakat, sementara distribusi sepenuhnya menjadi tanggung jawab LazisMu.
“Penguatan LazisMu menjadi sangat penting agar amanah umat dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan penuh keberkahan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan masih terdapat dua daerah di Kalimantan Timur, yakni Kutai Barat dan Mahakam Ulu, yang belum memiliki kepengurusan LazisMu. Hal ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti agar kehadiran LazisMu merata di seluruh wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Sekretaris Daerah Berau, M Said, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Muhammadiyah atas kontribusinya dalam pengelolaan zakat di daerah.
Ia menilai, zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami yakin, dengan komitmen yang kuat, pengelolaan zakat di Kabupaten Berau akan semakin baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memaksimalkan potensi zakat melalui strategi penghimpunan dan distribusi yang tepat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan LazisMu.
“Dengan kerja sama yang solid, Berau dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak nyata,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Pimpinan LazisMu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais yang sekaligus membuka secara resmi Rakerwil menekankan pentingnya landasan tauhid dalam setiap gerakan pengelolaan zakat.
Ia mengingatkan bahwa peran amil tidak hanya sebatas menghimpun dan menyalurkan dana umat, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat.
“Amil harus mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial, membangun kesadaran, serta memperluas manfaat zakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.
Melalui Rakerwil ini, diharapkan LazisMu Kalimantan Timur dapat semakin memperkuat inovasi sosial, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





