TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Meningkatnya daya beli masyarakat menjelang idulfitri menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, termasuk stok pangan ke depan. Maka dari itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa stok pangan yang ada di Kabupaten Berau secara menyeluruh dapat terkendali.
Pernyataan tersebut dilemparkannya pada saat High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah serentak se-Kalimantan Timur, operasi pasar LPG 3 kilogram serta penyaluran bantuan pangan kepada 12.212 kepala keluarga yang berlangsung di Tribun Lapangan Pemuda, Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Selasa (17/3/2026) hari ini, dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Berau.
Hal itu didukung dengan ketersediaan komoditas utama yang tersedia diantaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging sapi dan daging ayam.
“Kami pastikan dapat terjaga, berdasarkan proyeksi ketahanan stok pada Maret 2026, beras diperkirakan tersedia hingga 69 hari, jagung 42 hari, minyak goreng 62 hari, gula pasir 31 hari, daging ayam 34 hari, serta daging sapi sekitar 62 hari,” ungkapnya.
Sri juga menyampaikan bahwa harga juga masih stabil dan tidak terjadi kenaikan secara signifikan. Hal itu dikarenakan memang permintaan masyarakat yang sangat tinggi dan harus diwujudkan.
“Penyebab kenaikan itu, karena permintaan masyarakat yang cukup tinggi, dan distribusi yang masih ada sebagian mengambil komoditas yang berada diluar daerah,” bebernya.
Ia pun menyebut bahwa kenaikan komoditas memang terjadi. Akan tetapi, tidak begitu signifikan dan tidak mempengaruhi inflasi Kabupaten Berau.
Operasi pasar ini sebagai salah satu upaya menekan inflasi yang ada di Kabupaten Berau. Sehingga memang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan menjadi upaya dari tim pengendali inflasi Berau.
Diakhir penyampaiannya ia menambahkan bahwa beberapa langkah telah di lakukan Pemkab Berau untuk menjaga stok komoditas-komoditas yang memang sangat di perlukan di Kabupaten Berau.
“Kami melakukan pengawasan harga dan stok pangan secara rutin, pengawasan distribusi, dan koordinasi dengan Bulog dan Distributor,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





