TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah saat ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur semata, melainkan juga pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
Menurutnya, pengembangan SDM menjadi kunci agar masyarakat Berau dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
“Kita tidak mau orang lokal menjadi penonton di rumah sendiri,” ungkap Sri.
Sri Juniarsih menginginkan generasi muda di Berau tidak hanya bergantung pada program sosial pemerintah.
Dalam usia produktif, kata dia, pemuda harus mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.
Berdasarkan data terakhir, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Berau pada 2024 mencapai 5,15 persen.
Angka ini menurut Sri masih bisa ditekan melalui penciptaan lapangan kerja, terutama bagi masyarakat usia produktif.
“Kawula muda harus produktif, dan pemerintah menyiapkan ruang untuk mereka mencari rezeki,” ujarnya.
Diakuinya bahwa pemerintah daerah tidak ingin hanya bergantung pada sektor pertambangan. Ke depan, berbagai sektor lain akan dikembangkan, salah satunya pariwisata, yang dinilai memiliki potensi berkelanjutan mengingat kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Bumi Batiwakkal.
“Sektor pariwisata bisa menjadi tulang punggung ekonomi baru, karena mampu hidup secara berkelanjutan,” tuturnya.
Salah satu upaya untuk mendukung hal itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pengembangan keterampilan kerja masyarakat.
Nantinya BLK ini diharapkan Sri mampu menyiapkan tenaga terampil sesuai kebutuhan sektor-sektor unggulan di Berau, baik pariwisata, ekonomi kreatif, maupun sektor usaha lainnya.
“Nanti kebutuhan tenaga kerja untuk sektor itu harus ada juga di BLK,” tegas Sri.
Melalui berbagai upaya tersebut, Sri mengajak seluruh pemuda Berau untuk lebih proaktif, tidak hanya menunggu kesempatan, tetapi berani menciptakan peluang kerja baru.
“Ke depan, pembangunan Berau tidak akan berhasil tanpa peran serta generasi muda. Pemerintah hadir memberi dukungan, tapi pemuda yang harus menjadi motor penggerak,” kuncinya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto





