• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
14AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Wawan Sappe, Menjaga Nada Tradisi dari Berau Untuk Generasi

admin by admin
27 Agustus 2025
in Adat dan Budaya, Berau, Pariwisata
0
Wawan Sappe, Menjaga Nada Tradisi dari Berau Untuk Generasi

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Alat musik tradisional sappe merupakan sebuah alat yang menjadi fenomenal. Mengapa demikian, banyak masyarakat Berau yang mulai meminati musik ini. Tentu, hal ini terinspirasi dari seorang pemuda bernama Muhammad Budhi Setiyawan.

Pemuda kelahiran Tanjung Redeb 25 juli 1993 ini mengaku mulai mencintai musik sejak masih kecil. Berawal dari ketertarikannya mendengar lantunan musik yang dimainkan kawannya.

“Saya mulai tertarik dengan musik karena menyukai alunan musik baik gitar dan musik tradisional seperti hadrah,” ujarnya.

Kemudian, ia mengaku bahwa dirinya tidak berasal dari keluarga musisi. Hal itu karena, orang tua pria yang akrab disapa Wawan Sappe ini bekerja seperti orang tua pada umumnya.

“keluarga saya juga tidak berasal dari musisi, karena ayah saya ASN dan ibu Ibu Rumah Tangga,” katanya.

Namun, ia menyebut ketertarikan dengan musik juga dikarenakan sering melihat adiknya yang sedang di ayun serta dinyanyikan, karena menurutnya, disana ada ketulusan dalam bermusik.

Wawan menyebut dirinya mulai memainkan alat musik tradisional sappe sejak tahun 2012. Dikarenakan menurutnya alat musik tradisional itu jauh lebih spesial.

“Aku cocok aja sama alat ini, sama musik musiknya juga yang tradisional, tetapi menurutku ya itu alat musik lah, tapi lebih spesial aja,” terangnya dengan gembira.

Tapi dari semua proses hingga saat ini, dirinya menyampaikan pernah berada di titik momen kesulitan. Hal itu didapatinya pada proses belajar dalam memainkan alat musik tradisional sappe.

“Dari proses sulit tersebut yang menjadikan diri saya seperti saat ini,” ungkapnya.

Prestasi terbesar dirinya pun diraih Wawan saat mengiringi Indra Lesmana musisi terkenal di Indonesia. Kebanggaannya hingga saat ini masih dirasakannya.

Dari semua perjalanan itu, kini dirinya memiliki beberapa karya. Walaupun belum di publikasikan untuk umum. Kreatifitas ini muncul dari beberapa kejadian yang kemudian tuangkannya menjadi karya melalui alat musik sappe.

Dirinya juga aktif mengajar, untuk melahirkan regenerasi. Untuk memainkan alat musik Sappe untuk masa yang akan datang. Agar alat musik tradisional sappe ini dapat terjaga hingga akhir.

“Di smp ngajar sape juga, itu akan terseleksi sendiri, biasanya ada 1 atau 2 anak yang tertarik dan mendalami, itu yang saya ajarin lebih dalam,” jelasnya.

Hingga sekarang ia memiliki 2 penerua solois sape yang berkarya. Penerus itu bernama Naufal, 1 dan Rifky.

“kalau cita cita ya, mau bkin komunitas belajar sape ajasi, bukan mau mengguruin, tapi lebih ke arah ngulik bareng,”bebernya dengan semangat.

Wawan berpesan kepada seluruh musisi lokal Kabupaten Berau untuk terus berproses. Dikarenakan, proses tersebut menurutnya sama dengan menjalani kehidupan sehari-hari.

“Ketulusan pun harus dimiliki untuk menjadi seorang musikal. Namun, musik itu 10 persen bakat dan 90 persen latihan,” kuncinya. (*/)

Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Bupati Sri Juniarsih Ingatkan Pengelolaan Koperasi Merah Putih Tak Boleh Tumpang Tindih dengan BUMK

Next Post

Dari Lapangan Berau Ke Forum Akademik: Kolaborasi FOSSBI dan PT Berau Coal dipuji di NCFS 2025

admin

admin

Next Post
Dari Lapangan Berau Ke Forum Akademik: Kolaborasi FOSSBI dan PT Berau Coal dipuji di NCFS 2025

Dari Lapangan Berau Ke Forum Akademik: Kolaborasi FOSSBI dan PT Berau Coal dipuji di NCFS 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

62 Kendaraan ODOL di Kaltim Dipotong, Langkah Menuju Zero ODOL 2027

62 Kendaraan ODOL di Kaltim Dipotong, Langkah Menuju Zero ODOL 2027

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Sebanyak 62 kendaraan angkutan barang yang masuk kategori over dimension over loading (ODOL) akan dinormalisasi dengan cara memotong...

Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Minta Warga Waspadai Karhutla

Kualitas Udara Balikpapan Masih Sedang, DLH Minta Warga Waspadai Karhutla

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Kualitas udara di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, masih berada pada kategori sedang di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap kebakaran...

Bazar Buku Murah di Balikpapan, Cara Dispustakar Dorong Minat Baca Masyarakat

Bazar Buku Murah di Balikpapan, Cara Dispustakar Dorong Minat Baca Masyarakat

by admin
29 Agustus 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU- Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan menggelar Bazar Buku Murah sebagai bagian dari rangkaian Bulan Gemar Membaca...

Perhutanan Sosial Berau Capai 123 Ribu Hektare, Pemkab Bidik Penguatan Ekonomi Masyarakat

Perhutanan Sosial Berau Capai 123 Ribu Hektare, Pemkab Bidik Penguatan Ekonomi Masyarakat

by admin
29 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU— Pemkab Berau melihat kawasan perhutanan sosial sebagai salah satu peluang strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya yang...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In