• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
21SepGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Disbun Berau Sebut Banjir Akibat Akumulasi Aktivitas Jangka Panjang, Bukan Sekadar Faktor Tunggal

admin by admin
2 Juli 2025
in Berau
0

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini (Muhammad Izzatullah)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, Lita Handini, menilai bahwa banjir yang kerap melanda wilayah Berau tidak bisa disebabkan oleh satu faktor saja.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil dari akumulasi berbagai aktivitas penggunaan lahan yang telah berlangsung dalam jangka waktu panjang.

“Tidak bisa kita menyalahkan satu sektor saja. Ini akumulasi dari banyak aktivitas selama bertahun-tahun, terutama perubahan fungsi lahan yang masif,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Ia menyebutkan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, memang menjadi salah satu pengguna lahan terbesar.

Satu izin usaha perkebunan bisa mencakup lahan hingga 6.000 hektare. Saat ini, total luasan perkebunan kelapa sawit di Berau mencapai sekitar 150 ribu hektare.

Namun begitu, Lita menegaskan bahwa bukan hanya sektor perkebunan yang berkontribusi terhadap perubahan lingkungan yang memicu banjir.

Aktivitas pertambangan, pembangunan permukiman, hingga limbah rumah tangga juga turut memengaruhi, khususnya dalam memperparah sedimentasi sungai.

“Bukaan lahan yang dilakukan lima hingga sepuluh tahun lalu mulai menunjukkan dampaknya sekarang. Sedimen yang masuk ke sungai menyebabkan pendangkalan. Saat hujan turun deras, sungai tidak mampu menampung debit air yang besar,” jelasnya.

Kondisi tersebut diperburuk oleh fenomena pasang laut akibat perubahan iklim global, yang menyebabkan banjir rob menjadi lebih sering dan parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Dulu tidak separah ini. Sekarang, air laut naik, sungai dangkal, akhirnya banjir lebih cepat dan lebih tinggi,” imbuhnya.

Situasi ini berdampak langsung pada para petani. Jika dahulu banjir dianggap sebagai siklus alami yang menyuburkan lahan, kini intensitas dan frekuensinya justru menjadi tantangan besar.

Bahkan, hingga pertengahan tahun ini, beberapa wilayah mengalami banjir hingga delapan kali.

“Contohnya di Tumbit Dayak. Masyarakat dulu terbiasa dengan banjir, tapi sekarang banjir datang sebelum tanaman sempat tumbuh dengan baik. Baru tumbuh, kebanjiran lagi,” katanya.

Hal ini menyebabkan banyak petani kehilangan semangat menanam tanaman pangan maupun komoditas lainnya.

Tomat, cabai, padi bahkan kakao tidak mampu bertahan jika tergenang air dalam waktu lama. Hanya kelapa sawit yang dinilai lebih tahan terhadap genangan.

“Karena itu banyak yang beralih ke sawit. Kalau banjir, buah bisa rusak, tapi pohonnya tetap hidup. Sementara tanaman pangan bisa habis tak bersisa,” ungkapnya.

Lita menambahkan, jika Kabupaten Berau serius menjadikan sektor pertanian sebagai tumpuan baru setelah tambang, maka penguatan infrastruktur penanggulangan banjir harus menjadi prioritas.

“Kalau ini tidak dibenahi, petani bisa kehilangan kepercayaan untuk terus bertani. Dan itu akan menjadi kerugian besar bagi daerah,” tandasnya.

Ia pun mendorong perlunya sinergi lintas sektor dan lintas instansi dalam menangani persoalan banjir secara komprehensif agar dampaknya tidak semakin meluas di masa mendatang. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim

Tags: BanjirBerauDisbun BerauLita Handini
Previous Post

Cokelat Khas Kampung Merasa Jadi Daya Tarik Baru, Miliki Rasa Vanilla hingga Pedas yang Menggoda

Next Post

Bupati Berau Intruksikan OPD Segera Kolaborasi dengan BPBD untuk Optimalkan Mobil Penyedot Lumpur

admin

admin

Next Post

Bupati Berau Intruksikan OPD Segera Kolaborasi dengan BPBD untuk Optimalkan Mobil Penyedot Lumpur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sungai Berau Tak Boleh Dieksploitasi, Diskan Perkuat Pengawasan dan Budidaya

Sungai Berau Tak Boleh Dieksploitasi, Diskan Perkuat Pengawasan dan Budidaya

by admin
26 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan di...

Tak Mau Teater Berhenti di Kompetisi, Disbudpar Berau Bidik Panggung Bersejarah

Tak Mau Teater Berhenti di Kompetisi, Disbudpar Berau Bidik Panggung Bersejarah

by admin
26 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Malam Anugrah Dharma Festival Teater 5 bertajuk “Muda Bersuara, Muda Berkarya” menjadi penanda berakhirnya rangkaian Festival...

Akses BBM Jadi Sorotan, Gamalis Dorong Investor Bangun SPBU di Wilayah Terpencil

Akses BBM Jadi Sorotan, Gamalis Dorong Investor Bangun SPBU di Wilayah Terpencil

by admin
26 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten Berau membuka ruang bagi pelaku usaha untuk ikut memperluas akses bahan bakar minyak (BBM),...

Berau Ethno Carnival 2026 Digelar, Gamalis: Keberagaman Jadi Kekuatan Bumi Batiwakkal

Berau Ethno Carnival 2026 Digelar, Gamalis: Keberagaman Jadi Kekuatan Bumi Batiwakkal

by admin
26 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Berau Ethno Carnival 2026 menjadi panggung untuk merayakan keberagaman budaya sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Bumi...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In