TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Dalam rangka mengendalikan inflasi yang ada di Kabupaten Berau, Dinas Pangan meminta masyarakat Berau mulai melakukan gerakan tanam cabai. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pangan Berau, Rahkmadi Pasarakan beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, pemilihan gerakan tanaman cabai sendiri bukan asal-asalan, karena secara nasional diketahui cabai selalu menjadi komoditi yang menyumbang inflasi.
“Cabai ini tidak bisa diintervensi untuk harganya. Karena perubahan harga bisa cepat mengalami kenaikan dan juga menurun. Jadi intervensi itu susah, beda dengan komoditi beras yang cenderung stabil hingga bisa kita intervensi. Karena jangka panjang, kalau jangka pendek susah kita intervensi,” ungkap Rahkmadi Pasarakan, Jumat (2/2/24).
Lanjutnya, oleh sebab itu memang harus dimulai gerakan tanam cabai ini digenjot sedini mungkin di daerah-daerah. Kata dia, tidak bisa lagi mengandalkan komoditi cabai itu dari luar Kabupaten Berau.
“Memang harus tanam, urban farming ini harus digalakkan. Tidak hanya di lingkungan rumah masyarakat saja, tapi juga di sekitar gedung perkantoran, sekolah hingga RT harapan kita sudah harus menanam cabai, tomat dan jenis sayur sayuran lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, gerakan seperti ini bukan melakukan hal yang sepele, namun dampaknya yang terjadi saat ini bisa mengakibatkan terjadinya inflasi. Hingga berdampak ke perekonomian dan pelaku UMKM di Kabupaten Berau.
“Memang saat ini dampak inflasi belum terlalu terasa di Berau, itupun karena kita belum melakukan pencatatan pasti dampak inflasi di daerah kita. Tahun ini Berau dan Kutai akan memulai pencatatan indeks harga konsumsi dan lainnya,” bebernya.
Rahkmadi menambahkan, pihaknya juga saat ini sudah memulai memberikan percontohan ke masyarakat dengan menanam sayur hidroponik di depan Kantor Dinas Pangan. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan upaya-upaya pendampingan dan dukungan ke kampung-kampung terkait pengembangan tanaman hidroponik.
“Rencananya kami akan menyasar di salah satu kampung yang ada di Kecamatan Maratua. Tahun ini akan teralisasi,” tandasnya. (Yud/Ded)





