• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
11AprGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

DPPKBP3A: Masih Sulit Memantau Perkara KDRT di Berau

admin by admin
4 September 2021
in Berau, Pemerintahan, Pemkab Berau
0
DPPKBP3A: Masih Sulit Memantau Perkara KDRT di Berau

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DPPKBP3A) Berau mengakui bahwa kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT di Berau masih kurang termonitor.

Plt Kepala DPPKBP3A Berau, Dahniar Rahmawati, menjelaskan masih belum dapat mengatakan bagaimana perkembangan kasus KDRT. Sebab pelaporan pada mereka hanya berada di antara angka satu maupun dua.

Seperti yang tercatat pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Berau. KDRT di tahun 2019 hanya terdapat 1 kasus, tahun 2020 sebanyak 5 kasus dan di tahun 2021 hingga Agustus sebanyak 2 kasus.

“Kami mencatat hanya sedikit, tapi sesuai data dari pengadilan agama berau, yang saya ingat menurut laporannya di 2019 ada sebanyak 31 perkara. Tidak ada laporan sebanyak itu yang masuk kesini,” jelasnya.

Dengan adanya perbedaan seperti itu, tentu menimbulkan bahwa KDRT masih sulit untuk diketahui. Ada pula, stereotip yang mungkin membuat korban KDRT takut untuk melaporkan kejadian, bisa jadi sebuah tindakan pidana. Tetapi hal itu, disanggah olehnya.

“Jadi agak susah kalau mau memastikan adanya peningkatan atau tidak,” bebernya.

Dahniar melanjutkan, banyaknya faktor KDRT didominasi permasalahan ekonomi. Biasanya jika ada tekanan pada ekonomi rendah, tidak jarang ada emosi yang dilampiaskan pada fisik perempuan maupun anak.

Namun, yang sedang marak pula adalah digitalisasi yang menyebar luas. Media sosial juga sangat berpengaruh. Dan, prilaku kekerasan yang sudah lazim pada rumah tangga seseorang.

Jika secara general, adanya kasus KDRT yang tidak terlihat adalah banyaknya perempuan yang masih malu untuk melaporkan, dan merasa itu sebuah aib. Juga, ketika perempuan merasa tidak memiliki penghasilan, sehingga akan bertahan dengan suami, walaupun hidup dalam kekerasan.

“Kemarin baru-baru ini ada yang melapor ke kami, dan ada pengaruhnya juga ditengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Tambahnya, Kadang ketika pihaknya turun ke lapangan, tidak sedikit ada laporan dari pihak tetangga terdekat, bahwa di kampung mereka atau di lingkungan tersebut ada kasus yang terjadi. Walaupun ada dugaan seperti itu, pihaknya tidak bisa menindaklanjuti.

“Kalau KDRT ini, korban harus melapor terlebih dahulu. Tidak bisa ketika hanya mendengar desas-desus saja, dan tidak bisa langsung terjun begitu saja,” jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa kasus KDRT tidak terpusat pada satu lingkungan atau satu Kecamatan, semuanya dapat terjadi potensi, walaupun besar penyebabnya adalah ekonomi. Pihaknya telah melakukan upaya pencegahan yaitu berupa pusat bimbingan keluarga (Puspaga).

Tetapi, yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas perempuan agar berdaya di rumah tanggaa yaitu bagaimana menciptakan ladang penghasilan sendiri, agar tidak bergantung pada suami.

“Berpenghasilan sendiri itu bukan berarti juga harus dituntut untuk bekerja kantoran” tandasnya. (Rzl/Ded)

Previous Post

Varian Delta Masuk Berau, Bupati Minta Warga Lakukan Ini…!!!

Next Post

Melalui Dasawisma, Kampung Labanan Makmur Kembangkan Ketahanan Pangan

admin

admin

Next Post
Melalui Dasawisma, Kampung Labanan Makmur Kembangkan Ketahanan Pangan

Melalui Dasawisma, Kampung Labanan Makmur Kembangkan Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Forum Besempekat, Makmur Dengarkan Keluhan Masyarakat di RT 18 Sambaliung

Forum Besempekat, Makmur Dengarkan Keluhan Masyarakat di RT 18 Sambaliung

by admin
13 April 2026
0

SAMBALIUNG, PORTALBERAU- Warga Jalan Pembangunan 2, Trans Bangun, RT 18, Kecamatan Sambaliung menyampaikan aspirasi ataupun keresahan yang mereka alami di...

Adira Finance Gelar Expo Tebar Promo di Berau, Hadirkan Solusi Finansial dan Dukungan UMKM

Adira Finance Gelar Expo Tebar Promo di Berau, Hadirkan Solusi Finansial dan Dukungan UMKM

by admin
12 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) akan menyelenggarakan Adira Expo Tebar Promo di Lapangan...

Kejar Legalitas Pernikahan Warga, Dinsos Berau Fokus Program Isbat di Teluk Bayur

Kejar Legalitas Pernikahan Warga, Dinsos Berau Fokus Program Isbat di Teluk Bayur

by admin
12 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Sosial kembali menggulirkan program isbat nikah bagi masyarakat kurang mampu....

Jaringan Internet Jadi PR, Pemkab Berau Siap Lakukan Evaluasi dan Perbaikan

Jaringan Internet Jadi PR, Pemkab Berau Siap Lakukan Evaluasi dan Perbaikan

by admin
12 April 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser fokus pembangunan ekonomi daerah dengan memperkuat sektor non-ekstraktif, menyusul adanya pembatasan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In