• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
0FebGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Vaksin Suntikan Pertama Telah Diberikan kepada 7.793 Masyarakat, Kadinkes Sebut masih Kekurangan Dosis

admin by admin
in Pemerintahan, Pemkab Berau, Sosial
0
Kadinkes Berau Sebut Telah Lakukan Simulasi Vaksinasi Covid-19

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan sedikitnya sudah 7.793 masyarakat Bumi Batiwakkal telah di selesai di vaksin penyuntikan pertama terdiri dari tenaga kesehatan 2.116 orang, Pelayan Publik 4.742 lansia 935.

“Yang sudah divaksin dosis satu sebanyak 7.793, dan dosis dua sebanyak 4.339 tersebar di seluruh kabupaten Berau namun yang terbanyak di 4 kecamatan terdekat yang memiliki potensi besar yang kita dulukan, yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur,” ungkapnya Iswahyudi.

Untuk ketersediaan vaksin sendiri kata Iswahyudi, saat masih terbatas dan diperkirakan 2 hingga 3 hari kedepan vaksin Covid-19 di Berau habis jika tak kunjung ada penambahan.

“Vaksin masih terbatas dan mungkin dalam kurung waktu 2 atau3 hari sudah habis. Karena posisi kita hanya menunggu distribusi dari Pusat,” pungkasnya.

Ditanya terkait vaksinasi tenaga pendidik atau guru jelang pemberlakuan pembelajaran tatap muka yang direncanakan Juni atau Juli mendatang kata Iswahyudi baru 200 guru yang mendapat jatah vaksin.

“Untuk guru kemarin kita alokasikan sebanyak 200 orang. Dan kami sangat tergantung dengan stok vaksin, jika Vaksin tersedia kami tidak masalah melakukan vaksinasi seluruh guru yang ada di Kabupaten Berau,” tuturnya.

Namun, jika vaksin tidak tersedia tentu akan susah. Tetapi semoga hal itu tidak terjadi, karena ia mendengar jika di Jawa sudah banyak sekolah atau kampus yang dilakukan vaksinasi dan mudah-mudahan kita di Berau tidak lama lagi ada vaksin alokasi khusus untuk guru.

Sebelumnya, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Murjani juga mengatakan masih akan melakukan koordinasi sembari melihat perkembangan Covid-19 yang ada di Kabupaten Berau terkait pelaksanaan belajar tatap muka yang direncanakan bulan Juni atau Juli mendatang.

Diakui Murjani pihaknya juga telah banyak mendapat keluhan tenaga pengajar maupun orang tua siswa dengan sistem belajar online atau daring yang dinilai tidak terlalu efektif.

“Nanti kita koordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kabupaten bagaimana kedepan dan langkah apa yang akan kita ambil,” kata Murjani.

“Paling tidak jika wilayah Kecamatan sudah masuk zona hijau bisa ada pertemuan tatap muka umpamanya 1 Minggu sekali tatap muka dalam kelas, bagi yang sudah hijau karena guru juga banyak mengeluhkan kondisi mereka harus mendatangi satu persatu siswanya untuk memberi pelajaran, sehingga kalau sudah hijau akan dipertimbangkan,” jelasnya.

Murjani menegaskan kalaupun sekolah dengan sistem tetap muka dilakukan masih tetap memperhatikan kondisi Covid-19. Namun untuk wilayah blank spot dan sudah masuk zona hijau maka diupayakan bisa dilakukan sistem belajar tatap muka dengan protokol kesehatan ketat.

“Untuk belajar saat ini semua dilakukan daring atau online, kalaupun nanti ada tatap muka itu khusus yang zona blank spot, dengan catatan zona hijau, dan jamnya dikurangi,” tuturnya.

“Jadi nanti kami akan bahas sambil memantau kondisi Covid-19 yang ada karena ini masih ada waktu tiga bulan dari sekarang sehingga kita masih ada waktu untuk menilai kondisi Covid-19,” tutupnya. (*)

Previous Post

Hadiri Musrenbang di Wilayah Pesisir, Ini yang Diungkapkan Waris

Next Post

Kadinkes Sebut GeNose Masih Tahap Uji Coba Untuk Screaning

admin

admin

Next Post
Kadinkes Sebut GeNose Masih Tahap Uji Coba Untuk Screaning

Kadinkes Sebut GeNose Masih Tahap Uji Coba Untuk Screaning

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbit SK DPP, PPP Kaltim Siap Perkuat Konsolidasi di Bawah Kepemimpinan Gamalis

Terbit SK DPP, PPP Kaltim Siap Perkuat Konsolidasi di Bawah Kepemimpinan Gamalis

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan personalia kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)...

Musrenbang Pulau Derawan 2026 Himpun 93 Usulan, Bupati Sri Juniarsih Tekankan Sinergi dan Optimalisasi Potensi Wisata

Musrenbang Pulau Derawan 2026 Himpun 93 Usulan, Bupati Sri Juniarsih Tekankan Sinergi dan Optimalisasi Potensi Wisata

by admin
0

PULAU DERAWAN, PORTALBERAU - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulau Derawan Tahun 2026 mencatat sebanyak 93 usulan prioritas dari kampung-kampung...

Diduga Terdampak Tambang, Air Kampung Bukit Makmur Mengandung Zat Asam Tinggi

Diduga Terdampak Tambang, Air Kampung Bukit Makmur Mengandung Zat Asam Tinggi

by admin
0

SEGAH, PORTALBERAU - Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah menjadi salah satu kampung yang masih terkendala terhadap air bersih, infrastruktur jalan,...

Penerima BLT Di Berau Diduga Tak Tepat Sasaran, Makmur HAPK Desak Pendataan Ulang

Penerima BLT Di Berau Diduga Tak Tepat Sasaran, Makmur HAPK Desak Pendataan Ulang

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Keluhan masyarakat terkait dugaan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran di Kabupaten Berau...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In