• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
16OktGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Dinas Perikanan Berau Kawal Wisata Bahari Maratua agar Ekonomi Nelayan dan Kelestarian Laut Terjaga

admin by admin
17 Oktober 2026
in Berau, Pembangunan, Pemerintahan, Pemkab Berau
0

Teks Foto: Kadiskan Berau, Abdul Majid (Muhammad Izzatullah)

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pesatnya perkembangan wisata bahari di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, membawa peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Namun, di balik peluang tersebut, kepatuhan kapal wisata terhadap perizinan dan aturan zonasi perairan menjadi perhatian demi menjaga kelestarian ekosistem laut.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, menyoroti aktivitas kapal wisata yang diduga beroperasi tanpa izin serta tidak mengikuti alur zonasi yang telah ditetapkan.

Kondisi ini kata dia, perlu menjadi perhatian bersama, terutama jika aktivitas kapal berpotensi merusak terumbu karang yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata Maratua.

Menurutnya, meski pengelolaan wilayah laut hingga 12 mil dari garis pantai merupakan kewenangan pemerintah provinsi, Pemkab Berau tetap memiliki kepentingan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan perekonomian masyarakat setempat.

“Walaupun pengelolaan wilayah laut 0 hingga 12 mil menjadi kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten tetap memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir Maratua,” ungkapnya.

Majid menjelaskan, perkembangan pariwisata turut mengubah pola mata pencaharian masyarakat. Warga yang sebelumnya mengandalkan penangkapan ikan kini mulai memanfaatkan kapal yang dimiliki untuk melayani kebutuhan wisatawan.

Peralihan tersebut membuka kesempatan bagi nelayan untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan. Karena itu, perkembangan wisata bahari perlu dikelola secara bijak agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Artinya, kegiatan yang sudah kami lakukan bagaimana untuk meningkatkan pendapatan bagi masyarakat nelayan,” katanya.

Di sisi lain, Majid menyoroti dugaan aktivitas kapal wisata berukuran besar yang membuang jangkar secara sembarangan di kawasan terumbu karang. Praktik tersebut dikhawatirkan merusak ekosistem bawah laut yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pariwisata Maratua.

Kerusakan terumbu karang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi memengaruhi daya tarik wisata dan sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan.

Untuk menindaklanjuti persoalan itu, Diskan Berau terus berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur.

Langkah koordinasi tersebut dilakukan menyusul investigasi KKP bersama Stasiun Pengawasan SDKP Tarakan terhadap kapal wisata yang diduga melanggar ketentuan di perairan Maratua.

Penegakan aturan dinilai penting untuk memastikan aktivitas wisata bahari berlangsung sesuai ketentuan, sekaligus mencegah pemanfaatan kawasan laut yang dapat mengancam kelestarian ekosistem.

Pemkab Berau berharap pengembangan wisata Maratua tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu memperkuat pendapatan masyarakat pesisir.

“Pengawasan atas kepatuhan terhadap aturan dari potensi wisata bahari kita harap akan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Fabio Asher Meriahkan Hari Pertama Berau Expo 2026, Panggung Hiburan Dipadati Masyarakat

Next Post

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

admin

admin

Next Post
Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi kendala penggunaan dermaga apung di Pulau...

Dinas Perikanan Berau Kawal Wisata Bahari Maratua agar Ekonomi Nelayan dan Kelestarian Laut Terjaga

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pesatnya perkembangan wisata bahari di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, membawa peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir....

Fabio Asher Meriahkan Hari Pertama Berau Expo 2026, Panggung Hiburan Dipadati Masyarakat

Fabio Asher Meriahkan Hari Pertama Berau Expo 2026, Panggung Hiburan Dipadati Masyarakat

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penampilan penyanyi ibu kota Fabio Asher mewarnai kemeriahan hari pertama Berau Expo 2026, Jumat (16/10/2026) malam....

36 Orang Positif Narkoba Terjaring di Kampung Narkoba Gunung Bugis, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi

36 Orang Positif Narkoba Terjaring di Kampung Narkoba Gunung Bugis, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi

by admin
16 Oktober 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU— Sebanyak 36 orang dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine dalam Operasi Sarang Narkoba yang digelar aparat gabungan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In