• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
14OktGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Program PPM Berau Coal Bantu Petani Tasuk Tingkatkan Produktivitas Sawah

admin by admin
12 Oktober 2026
in Advertorial, Berau, PT.Berau Coal
0
Program PPM Berau Coal Bantu Petani Tasuk Tingkatkan Produktivitas Sawah

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pengembangan sektor pertanian di tingkat kampung membutuhkan dukungan sarana produksi, pendampingan, serta komitmen petani dalam mengelola lahan.

Hal ini dirasakan Eko Saputra, petani berusia 36 tahun asal Kampung Tasuk, Kabupaten Berau, yang mulai mengembangkan lahan persawahannya melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal sejak 2025.

Di tengah aktivitasnya sebagai pekerja swasta, Eko tetap konsisten menggeluti dunia pertanian yang telah ditekuninya selama sekitar 15 tahun. Baginya, bertani bukan hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam menyediakan pangan bagi masyarakat.

Perjalanan Eko sebagai petani dimulai setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP). Pengalaman yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun menjadi bekal ketika mendapat kesempatan mengembangkan lahan persawahan melalui program pendampingan PT Berau Coal.

Melalui program tersebut, Eko memperoleh kesempatan mengelola lahan tambahan seluas setengah hektare. Untuk mendukung kegiatan budidaya padi, perusahaan memberikan bantuan berupa benih, pupuk, obat-obatan, pengendali gulma, serta berbagai kebutuhan penunjang lainnya.

Pada penanaman pertama, Eko menerima bantuan benih sebanyak 15 kilogram. Saat itu, ia belum memanfaatkan seluruh lahan yang tersedia. Meski demikian, hasil panen awal sudah memberikan gambaran mengenai potensi lahan yang dikelolanya.

Dari penanaman tersebut, Eko berhasil memperoleh 13 karung padi dengan hasil sekitar 500 kilogram beras setelah ditimbang.

“Alhamdulillah, untuk panen perdana, walaupun belum penuh karena sekitar setengah dari lahan saja yang saya gunakan, hasilnya sekitar 500 kilogram beras kalau ditimbang,” ujarnya.

Pengalaman panen perdana menjadi pijakan bagi Eko untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pada musim tanam berikutnya. Memasuki 2026, ia mulai menggarap seluruh lahan seluas setengah hektare yang tersedia.

Pemanfaatan lahan secara lebih maksimal tersebut diikuti peningkatan hasil panen. Jika sebelumnya ia menghasilkan 13 karung, kini jumlahnya mencapai 25 karung dalam satu kali panen.

“Saat awal diberikan bantuan oleh Berau Coal, saya mampu panen 13 karung. Alhamdulillah, dari bantuan yang diberikan, saya bisa mengembangkannya menjadi 25 karung dalam satu kali panen,” kata Eko.

Bagi Eko, keberlanjutan dukungan menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan kegiatan pertanian. Bantuan yang diterima tidak hanya diberikan pada awal program, tetapi juga disertai pemantauan dan pendampingan untuk mengetahui kebutuhan petani selama proses budidaya.

Pendampingan tersebut dilakukan PT Berau Coal melalui tim Yayasan Dharma Bakti Berau Coal. Kehadiran tim di lapangan membantu mengidentifikasi kebutuhan petani, mulai dari ketersediaan benih hingga sarana perawatan tanaman.

Eko menilai pola pendampingan tersebut memberikan manfaat karena petani tidak hanya memperoleh bantuan material, tetapi juga mendapatkan perhatian terhadap kebutuhan dalam mengelola lahan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Pendampingan juga dilakukan kepada kami para petani. Jadi, tim melakukan pemantauan untuk melihat kebutuhan kami. Selain benih, kami diberikan obat-obatan, pupuk, racun rumput, dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Setelah melalui proses penanaman dan panen, hasil produksi padi yang diperoleh Eko dipasarkan kepada masyarakat di Kampung Tasuk dan Tanjung Redeb. Dengan demikian, kegiatan pertanian yang dijalankannya turut memasok kebutuhan pangan bagi konsumen di wilayah tersebut.

Eko berharap pengembangan sawah dapat terus dilakukan agar semakin banyak petani memperoleh kesempatan meningkatkan produktivitas lahan. Ia juga berharap potensi pertanian di kampung-kampung lain di Berau bisa dikembangkan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian juga perlu terus diperkuat. Ia mengajak anak muda untuk melihat pertanian sebagai bidang usaha yang memiliki peluang sekaligus peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Terima kasih kepada PT Berau Coal atas bantuannya yang memberikan manfaat bagi kami para petani dampingan,” tuturnya.

Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menjelaskan bahwa program pengembangan sawah menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Berau.

Program tersebut diarahkan untuk membantu pengembangan persawahan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Selain menyasar petani yang telah berpengalaman, program ini juga membuka ruang bagi petani muda untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor tersebut.

“Program pengembangan sawah ini merupakan salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung Pemerintah Kabupaten Berau dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya persawahan,” ungkapnya.

“Program ini tidak hanya menyasar petani yang sudah berpengalaman, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani muda untuk ikut mengembangkan sektor pertanian,” sambung Reza.

Ia berharap dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Keterlibatan petani muda juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan sektor pertanian sekaligus memperkuat produksi pangan lokal.

Pengalaman Eko di Kampung Tasuk menunjukkan bahwa pengembangan pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada kemampuan petani memanfaatkan dukungan yang tersedia.

“Melalui pengelolaan lahan, peningkatan kapasitas, dan pendampingan yang sesuai kebutuhan, sektor persawahan di Kabupaten Berau diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kuncinya. (ADV)

Penulis: Wahyudi
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Razia Tiga THM di Balikpapan, Dua Orang Diduga Positif Narkoba

Next Post

SAPA UMKM Jadi Jalan Pelaku Usaha Berau Kembangkan Bisnis

admin

admin

Next Post
SAPA UMKM Jadi Jalan Pelaku Usaha Berau Kembangkan Bisnis

SAPA UMKM Jadi Jalan Pelaku Usaha Berau Kembangkan Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Andalkan Pariwisata di Tengah Turunnya DBH Tambang, DPRD Berau Soroti Banyak Kendala

Andalkan Pariwisata di Tengah Turunnya DBH Tambang, DPRD Berau Soroti Banyak Kendala

by admin
12 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Berbagai persoalan yang menghambat pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau menjadi perhatian DPRD. Mulai dari ketersediaan bahan...

SAPA UMKM Jadi Jalan Pelaku Usaha Berau Kembangkan Bisnis

SAPA UMKM Jadi Jalan Pelaku Usaha Berau Kembangkan Bisnis

by admin
12 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Berau didorong tidak sekadar bertahan di tengah...

Program PPM Berau Coal Bantu Petani Tasuk Tingkatkan Produktivitas Sawah

Program PPM Berau Coal Bantu Petani Tasuk Tingkatkan Produktivitas Sawah

by admin
12 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pengembangan sektor pertanian di tingkat kampung membutuhkan dukungan sarana produksi, pendampingan, serta komitmen petani dalam mengelola...

Razia Tiga THM di Balikpapan, Dua Orang Diduga Positif Narkoba

Razia Tiga THM di Balikpapan, Dua Orang Diduga Positif Narkoba

by admin
11 Oktober 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU– Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur bersama Satgas Polresta Balikpapan kembali melanjutkan Operasi Sarang Narkoba dengan menyasar tiga...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In