• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
14SepGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Tinjau Puskesmas, Gamalis Ungkap Kasus ISPA Melonjak Tiga Kali Lipat

admin by admin
3 September 2026
in Berau, Kesehatan
0
Tinjau Puskesmas, Gamalis Ungkap Kasus ISPA Melonjak Tiga Kali Lipat

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau mulai dirasakan pada sektor kesehatan. Paparan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memicu peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kondisi tersebut menjadi perhatian Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat melakukan peninjauan ke Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Kampung Bugis, Kamis (3/9/26).

Dalam kunjungannya, Gamalis melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan sekaligus perkembangan kasus penyakit yang berpotensi meningkat akibat buruknya kualitas udara.

Ia menyebut, ISPA yang sebelumnya tidak masuk dalam posisi teratas penyakit yang banyak ditangani di fasilitas kesehatan, kini mengalami peningkatan signifikan.

“Dengan kondisi kebakaran, takutlah. Tapi ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan, yaitu efek dari kebakaran tersebut. Efeknya tentu beragam salah satunya penyakit ISPA,” ujarnya.

Menurutnya, asap yang ditimbulkan dari karhutla berpotensi menjadi persoalan kesehatan baru bagi masyarakat. Berdasarkan pemantauan di fasilitas kesehatan, kasus ISPA kini berada di peringkat kedua setelah hipertensi.

“ISPA ini yang tadinya berada di 10 besar, rangking ke-9 atau ke-8, hari ini sudah menjadi rangking ke-2 setelah hipertensi. Perkembangannya sudah tiga kali lipat,” jelasnya.

Gamalis mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dalam perkembangan kasus sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan, memasuki awal September, jumlah penderita ISPA tercatat meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Dari bulan Juli, Juni, Agustus sampai September awal hari ini sudah lipat tiga dari jumlah ISPA selama ini,” katanya.

Selain melihat perkembangan kasus, Gamalis juga menyoroti kualitas udara di dalam ruangan fasilitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan Dinas Kesehatan, kadar partikel PM2.5 di dalam ruangan disebut telah berada di atas rata-rata.

“PM2.5 itu adalah partikel yang masuk ke dalam hidung, yang tidak bisa disaring oleh bulu hidung. Dia langsung ke paru-paru. Dan ini di dalam ruangan,” ungkapnya.

Sementara itu, PM10 merupakan partikel yang relatif lebih besar dan sebagian dapat tertahan oleh mekanisme penyaringan alami hidung, meski tetap berpotensi masuk ke saluran pernapasan.

Gamalis meminta kondisi tersebut segera ditangani agar dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

“Kita harus mengatasinya segera. Jangan sampai kondisi hari ini yang semakin tidak menurun bisa menjadi sesuatu yang menimbulkan efek negatif sekali,” tegasnya.

Pihaknya pun mendorong langkah penanganan dan pemantauan kualitas udara terus dilakukan, seiring masih adanya ancaman asap akibat karhutla di sejumlah wilayah Berau.

Apalagi, kata dia kasus ISPA didominasi terpapar ke anak-anak dan ibu hamil. Sehingga, pihaknya menyepakati bahwa gerakan memakai masker di setiap kegiatan, baik di dalam dan di luar ruangan. Terutama di luar ruangan, dan mengurangi aktivitas.

“Kami imbau masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar rumah kalaupun harus keluar agar kiranya dapat menggunakan masker,” terangnya.

Pemkab Berau juga akan memantau kebutuhan obat-obatan dengan meningkatnya kasu ISPA di Kabupaten Berau.

Sementara itu, Dokter Umum Puskesmas Tanjung Redeb, dr. Nina Damayanti Madjid menerangkan untuk di Puskesmas Tanjung Redeb kebutuhan akast kesehatan masih dalam kategori cukup untuk penanganan.

“Untuk sementara sih Alhamdulillah, kondisi untuk obat-obatan masih tersedia dan masih tercover. Tapi ya nanti kalau misalnya memang kita butuh, kita biasanya akan berasuran,” bebernya. (*/)

Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto

Previous Post

Disbudpar Berau Siapkan Gebrakan Baru, Wisata Mangrove Bakal Jadi Pusat Edukasi

Next Post

BBM Dibatasi, Gamalis: Upaya Urai Antrean di SPBU Berau

admin

admin

Next Post
BBM Dibatasi, Gamalis: Upaya Urai Antrean di SPBU Berau

BBM Dibatasi, Gamalis: Upaya Urai Antrean di SPBU Berau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mahasiswa dan Masyarakat Berau Geruduk Kantor Bupati, Soroti Kelangkaan BBM dan Karhutla

Mahasiswa dan Masyarakat Berau Geruduk Kantor Bupati, Soroti Kelangkaan BBM dan Karhutla

by admin
3 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Berau menggelar aksi unjuk...

PKH Tahap III Mulai Disalurkan, Pemkab Berau Perkuat Validasi Data Penerima

PKH Tahap III Mulai Disalurkan, Pemkab Berau Perkuat Validasi Data Penerima

by admin
3 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode Triwulan III tahun 2026 mulai berlangsung di...

Pemkab Berau Pastikan Stok Oksigen Medis Aman, Produsen Siaga 24 Jam

Pemkab Berau Pastikan Stok Oksigen Medis Aman, Produsen Siaga 24 Jam

by admin
3 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemkab Berau memastikan ketersediaan oksigen medis untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di daerah...

BBM Dibatasi, Gamalis: Upaya Urai Antrean di SPBU Berau

BBM Dibatasi, Gamalis: Upaya Urai Antrean di SPBU Berau

by admin
3 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan PT Pertamina Patra Niaga mengambil...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In