TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Kaltim), Edi Oloan Pasaribu, melantik Relawan Edi Oloan Pasaribu Kabupaten Berau, Minggu (30/8/26) bertema “Bantu Rakyat”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Steenkolen 1912 atau eks Hotel Cantika Swara, Jalan Pulau Panjang, Tanjung Redeb. Pembentukan relawan ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat jaringan dalam mengawal berbagai program pemerintah agar dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
Edi Oloan Pasaribu mengatakan, pembentukan jaringan relawan merupakan agenda nasional yang dijalankan sebagai bagian dari strategi politik Partai Amanat Nasional (PAN) untuk semakin dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan relawan tidak semata-mata dipersiapkan untuk kepentingan politik elektoral. Lebih dari itu, relawan diharapkan menjadi mitra strategis dalam memastikan berbagai program yang diperjuangkannya dapat tersampaikan secara merata.
“Spirit yang kami bangun melalui relawan ini adalah membangun mitra strategis untuk mendistribusikan program-program yang melekat kepada saya sebagai agenda perjuangan. Kami ingin memastikan program-program itu benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah program di bidang pendidikan yang telah dan akan diperjuangkan, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) serta bantuan pendidikan lainnya.
Menurut Edi, persoalan utama dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah bukan hanya ketersediaan program, tetapi bagaimana memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Program pemerintah memang ada di setiap daerah, tetapi isu yang paling penting adalah pemerataan. Karena itu, kami ingin memastikan keadilan dalam distribusi program, termasuk sampai ke pelosok dan kampung-kampung yang selama ini mungkin belum tersentuh,” katanya.
Ia menilai relawan menjadi salah satu infrastruktur sosial yang efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Selain membantu penyebaran informasi, relawan juga diharapkan dapat mengawal agar bantuan dan program benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan.
Edi menegaskan, langkah tersebut juga merupakan upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap politik. Baginya, politik harus mampu menghadirkan manfaat nyata dan memberikan dampak langsung bagi rakyat.
“Kami tidak ingin hanya membangun relawan untuk persiapan politik. Yang pertama kami bangun adalah trust atau kepercayaan. Politik harus membantu rakyat, hadir dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pihaknya juga berkomitmen memberi perhatian serius terhadap pendidikan. Dalam waktu dekat, ia menargetkan perluasan akses bantuan dan beasiswa bagi pelajar serta mahasiswa.
“Saya tidak ingin hanya menjanjikan sesuatu. Pada tahun berjalan ini kami akan terus mengupayakan bantuan pendidikan dan beasiswa. Pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga aksesnya harus dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Ikbal Nurkarim




