TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Kondisi kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau turut berdampak pada aktivitas pendidikan. Untuk mengantisipasi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mengeluarkan kebijakan khusus bagi seluruh satuan pendidikan.
Kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 800/2978/Umpeg-Disdik tertanggal 20 Agustus 2026. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD/MI hingga SMP/MTs di wilayah Kabupaten Berau.
Dalam surat edaran tersebut, peserta didik, guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah, baik ketika berada di dalam maupun di luar ruangan.
Disdik juga meminta setiap satuan pendidikan untuk membatasi kegiatan pembelajaran di luar kelas. Untuk sementara, aktivitas belajar mengajar diarahkan berlangsung di dalam ruangan guna mengurangi paparan kabut asap terhadap warga sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, turut mengingatkan sekolah agar memperhatikan kebutuhan cairan para siswa, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas.
“Setiap siswa diminta membawa tumbler berisi air putih dari rumah dan memperbanyak konsumsi air putih selama berada di sekolah,” ujarnya.
Menurut Disdik, kebijakan tersebut merupakan langkah pencegahan agar proses belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.
Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena aktivitas mereka selama berada di lingkungan sekolah cukup tinggi. Paparan asap dalam kondisi kualitas udara yang buruk dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Pihak sekolah diminta menerapkan ketentuan dalam surat edaran tersebut sampai kondisi kualitas udara kembali membaik dan dinyatakan aman. Pemerintah daerah berharap langkah antisipasi ini mampu mengurangi dampak kabut asap sekaligus menjaga kegiatan pendidikan tetap berjalan di tengah masih berlangsungnya karhutla di sejumlah wilayah Berau.





