TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) terus mendorong peningkatan produksi pertanian dengan menyalurkan bantuan 23,5 ton benih jagung kepada kelompok tani di 11 kecamatan.
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha tani.
Menurutnya, proses penyaluran mendapat pendampingan dari tim Bidang Tanaman Pangan serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di masing-masing wilayah. Pendampingan dilakukan untuk memastikan bantuan diterima kelompok tani yang sesuai dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Fungsional Analis Pasar Hasil Pertanian DTPHP Berau, Wono Nugroho, menjelaskan benih yang disalurkan merupakan varietas Syngenta NK306 dengan total mencapai 23.535 kilogram.
Pemilihan varietas tersebut, lanjutnya, berdasarkan usulan petani. Hampir 90 persen permintaan yang diterima DTPHP mengarah pada varietas NK306 karena dinilai sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lahan petani.
“Benih yang disalurkan menyesuaikan usulan kebutuhan riil di lapangan. Kami mengakomodasi permintaan petani agar hasil produksi nantinya bisa lebih optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, tidak seluruh wilayah mendapatkan alokasi bantuan dalam distribusi kali ini. Sejumlah kawasan seperti Tanjung Redeb dan Maratua tidak termasuk dalam sasaran penyaluran karena disesuaikan dengan pemetaan kebutuhan dan potensi pertanian masing-masing wilayah.
Selain meningkatkan produksi, program tersebut juga diharapkan dapat membantu menekan laju alih fungsi lahan pertanian. Dengan tersedianya benih berkualitas, petani didorong untuk kembali mengoptimalkan lahan yang tersedia, termasuk lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.
DTPHP Berau berharap penggunaan benih NK306 dapat meningkatkan produktivitas jagung sekaligus memperkuat posisi komoditas tersebut sebagai salah satu sektor unggulan pertanian daerah.
Peningkatan produksi juga diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi turut membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat tani di Kabupaten Berau. (ADV)
Editor: Dedy Warseto





