TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Pemkab Berau menegaskan pentingnya pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda melalui kegiatan pembekalan materi bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau Tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra Setkab Berau, Warji saat membuka kegiatan pembekalan materi Paskibraka, Kamis (21/5/26).
Dalam kesempatan tersebut, Warji menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga wadah pengembangan soft skill serta penguatan ideologi Pancasila bagi para pengurus Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Berau dan calon Paskibraka 2025.
“Mewakili Pemkab Berau, kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan soft skill bagi pengurus DPPI dan adik-adik Paskibraka. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan optimal untuk meningkatkan wawasan kebangsaan,” ujarnya.
Ia mengatakan, para peserta mendapatkan kesempatan berharga karena materi disampaikan langsung oleh narasumber dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Jakarta serta DPPI Pusat. Karena itu, para peserta diminta serius mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Paskibraka dan DPPI diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai Pancasila di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Pancasila harus terus dibumikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan inklusivitas harus benar-benar dipahami serta diamalkan oleh generasi muda,” katanya.
Warji juga menekankan keberadaan DPPI diharapkan mampu menumbuhkan semangat jiwa Pancasila dalam menyongsong Generasi Emas 2045. Dengan pemahaman ideologi yang kuat, generasi muda diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Selain itu, ia meminta kegiatan pembekalan tidak berhenti pada teori semata, melainkan mampu melahirkan implementasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai kegiatan ini hanya bersifat seremonial. Harus ada esensi yang diperoleh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Warji juga mendorong DPPI agar aktif melakukan pembinaan terhadap pelajar potensial di sekolah-sekolah sebagai persiapan pembinaan Paskibraka tahun 2026 mendatang.
Tak hanya itu, Badan Kesbangpol bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Berau juga diminta terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada generasi muda terkait wawasan kebangsaan dan penguatan nilai-nilai Pancasila.
“Insyaallah, para DPPI mampu memberikan kontribusi terbaiknya sebagai pemuda dan pemudi yang pancasilais,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





