• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
18MeiGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Krisis Lahan Sekolah di Gunung Tabur, Puluhan Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga

admin by admin
18 Mei 2026
in Berau
0
Krisis Lahan Sekolah di Gunung Tabur, Puluhan Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Persoalan keterbatasan fasilitas pendidikan kembali mencuat di Kabupaten Berau. Puluhan siswa sekolah dasar di RT 17, Kelurahan Gunung Tabur, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum memiliki gedung sekolah permanen akibat terkendala status lahan.

Masalah tersebut menjadi pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Berau yang digelar pada Senin (18/5/2026) di Ruang Rapat Gabungan Komisi Sekretariat DPRD Berau.

Akibat belum tersedianya bangunan sekolah, sebanyak 54 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 harus menjalani kegiatan belajar mengajar di rumah-rumah warga sekitar dengan tenaga pengajar yang terbatas.

“Anak-anak kami ada 54 orang dari kelas 1 sampai kelas 6. Mereka belajar menggunakan rumah warga dan hanya ada tiga guru yang mengajar,” ujar Ketua RT 17, Fadli, saat menyampaikan aspirasi di hadapan anggota DPRD Berau.

Fadli menjelaskan, wilayah RT 17 yang berada di kawasan kilometer 33 hingga kilometer 55 perbatasan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, masuk dalam area konsesi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) dan Hak Guna Usaha (HGU) PT Anugerah Energi Utama.

Menurutnya, masyarakat sebenarnya telah beberapa kali mengusulkan lokasi pembangunan sekolah. Namun rencana tersebut selalu terkendala status kepemilikan lahan.

“Kami sempat mengajukan lokasi pembangunan, tetapi terbentur status lahan. Selain kawasan HGU, tidak ada lagi lahan yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihak perusahaan sempat menawarkan skema pinjam pakai hingga hibah lahan. Akan tetapi, masyarakat keberatan karena izin yang diberikan hanya bersifat sementara selama satu tahun dengan bangunan non permanen.

“Kami mempertanyakan kenapa hanya non permanen dan masa pinjamnya satu tahun. Karena itu kami berharap pemerintah bisa bersurat langsung kepada perusahaan terkait pembangunan sekolah ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa kejelasan status lahan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum pembangunan sekolah dapat direalisasikan.

“Kami ingin kejelasan lahan lebih dulu sebelum sekolah dibangun. Setelah semuanya jelas, baru kami meminta Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti,” tegasnya.

Ia menyebut DPRD hanya dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah melalui hasil RDP tersebut, sedangkan tindak lanjut teknis berada di tangan organisasi perangkat daerah terkait.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanahan Berau, Sulaiman, mengaku pihaknya hingga kini belum menerima dokumen resmi maupun data detail terkait lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah.

Menurutnya, legalitas dan kepastian titik koordinat menjadi syarat utama sebelum proses pelepasan maupun pengadaan lahan dilakukan.

“Kalau ingin melegalkan suatu lahan, maka harus jelas dulu posisi lahannya di mana. Sampai hari ini kami belum menerima dokumen resmi terkait lokasi tersebut,” ungkapnya.

Sulaiman menambahkan, mekanisme penyelesaian akan berbeda tergantung status kawasan. Jika berada di area hutan, maka harus melalui proses pelepasan kawasan. Sedangkan bila masuk wilayah HGU perusahaan, pemerintah tidak bisa langsung membangun tanpa prosedur hukum yang jelas.

“Pendidikan memang sangat penting, tetapi pembangunan sekolah juga harus memiliki legalitas yang jelas. Jika status lahannya sudah klir, kami dari Dinas Pertanahan siap menindaklanjuti,” kuncinya. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim

Previous Post

Lanjutkan Insentif Tokoh Agama, Bentuk Apresiasi atas Pembinaan Umat

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Krisis Lahan Sekolah di Gunung Tabur, Puluhan Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Krisis Lahan Sekolah di Gunung Tabur, Puluhan Siswa SD Terpaksa Belajar di Rumah Warga

by admin
18 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Persoalan keterbatasan fasilitas pendidikan kembali mencuat di Kabupaten Berau. Puluhan siswa sekolah dasar di RT 17,...

Lanjutkan Insentif Tokoh Agama, Bentuk Apresiasi atas Pembinaan Umat

Lanjutkan Insentif Tokoh Agama, Bentuk Apresiasi atas Pembinaan Umat

by admin
18 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pemkab Berau kembali mengalokasikan anggaran insentif bagi para tokoh agama di wilayah Bumi Batiwakkal. Program tersebut menjadi...

Wabup Berau Soroti Pentingnya Kalibrasi APAR dan Penambahan SDM Damkar

Wabup Berau Soroti Pentingnya Kalibrasi APAR dan Penambahan SDM Damkar

by admin
18 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dan...

Lantunan Ayat Suci di Maluang, Kolaborasi yang Menumbuhkan Harapan Generasi Muda

Lantunan Ayat Suci di Maluang, Kolaborasi yang Menumbuhkan Harapan Generasi Muda

by admin
18 Mei 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Suara anak-anak melafalkan ayat suci Alquran kini menjadi pemandangan yang akrab terdengar setiap sore di Kampung Maluang....

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In