TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Tekanan terhadap layanan kesehatan daerah mulai berbuah langkah konkret. Pemkab Berau memberi sinyal kuat akan melakukan pembenahan menyeluruh di RSUD dr. Abdul Rivai, menyusul berbagai persoalan yang mencuat dalam beberapa waktu terakhir.
Sorotan publik terhadap rumah sakit milik daerah itu tidak hanya berkutat pada persoalan utang, tetapi juga menyentuh aspek kualitas layanan yang dinilai belum optimal.
Dampaknya pun nyata, dengan turunnya status layanan dari tipe C menjadi tipe D indikasi bahwa kapasitas pelayanan perlu segera diperkuat.
Dalam kesempatannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam.
Evaluasi terhadap manajemen rumah sakit menjadi salah satu langkah yang tengah disiapkan, sebagai bagian dari upaya membenahi sistem layanan kesehatan secara menyeluruh.
“Layanan kesehatan di Abdul Rivai tetap berjalan, karena itu memang rumah sakit pengembangan,” ujarnya.
Lanjutnya, di tengah proses evaluasi tersebut, Pemkab Berau memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu.
Operasional rumah sakit tetap berjalan seperti biasa, sembari pembenahan dilakukan secara bertahap di berbagai lini.
Kendati demikian, tak hanya fokus pada satu fasilitas, pemerintah daerah juga menyiapkan strategi jangka menengah dengan mengoperasikan RSUD Tanjung Redeb yang ditargetkan mulai beroperasi pada Mei mendatang.
Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan mampu mengurangi beban layanan yang selama ini terpusat di RSUD Abdul Rivai.
Langkah tersebut menjadi bagian dari skenario besar penataan layanan kesehatan di Berau melalui konsep dual management.
Skema ini membuka peluang pembagian peran antar fasilitas layanan kesehatan, sehingga kapasitas dan kualitas pelayanan dapat ditingkatkan secara bersamaan.
Namun demikian, ketika disinggung terkait kemungkinan adanya perubahan di jajaran pimpinan RSUD Abdul Rivai, Sri Juniarsih memilih irit bicara.
Ia hanya memberi isyarat bahwa keputusan lanjutan berada di tangannya sebagai kepala daerah.
“Itu menjadi kewenangan saya, dan tidak usah saya ungkapkan di sini. Nanti akan lihat hasilnya ke depan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





