TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dilaporkan mati di sejumlah titik selama beberapa hari terakhir. Persoalan ini dinilai perlu segera ditangani mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pasca Ramadan.
Menurutnya, momentum arus balik Idulfitri membuat volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Berau mengalami peningkatan signifikan, terutama pada malam hari. Kondisi tersebut menjadi rawan apabila tidak didukung penerangan jalan yang memadai.
“Sudah sekitar empat hari ini ada laporan lampu yang mati. Kami minta segera dicek kembali, khususnya lampu jalan dan rambu lalu lintas,” ujarnya.
Sumadi menegaskan, keberadaan PJU tidak hanya sebagai fasilitas pendukung, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. Minimnya penerangan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas di malam hari.
Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat melakukan pendataan titik-titik lampu yang tidak berfungsi dan segera melakukan perbaikan tanpa harus menunggu laporan berulang dari masyarakat.
“Ini harus jadi perhatian serius. Jangan sampai menunggu lama baru diperbaiki, karena menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Selain perbaikan PJU, Sumadi juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di beberapa titik. Ia meminta agar Tim Reaksi Cepat (TRC) segera diturunkan untuk melakukan penanganan darurat, terutama di jalur yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi.
“Lalu lintas kita sudah mulai padat. Maka jalan yang rusak juga harus segera ditangani. TRC perlu diturunkan untuk percepatan penanganan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan fasilitas umum yang tidak berfungsi, baik lampu jalan, rambu lalu lintas, maupun kondisi jalan yang membahayakan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sumadi berharap, dengan langkah cepat dari pemerintah daerah, seluruh infrastruktur pendukung, khususnya penerangan jalan, dapat kembali optimal sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik maupun aktivitas sehari-hari dapat merasa lebih aman dan nyaman.
“Harapan kita tentu semua fasilitas ini bisa segera normal kembali, sehingga mobilitas masyarakat berjalan lancar dan risiko di jalan bisa ditekan,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





