TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Kabupaten Berau telah meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan status madya. Namun, capaian tersebut diingatkan agar tidak hanya menjadi formalitas administratif semata.
Anggota DPRD Berau, Ratna, menegaskan bahwa status KLA harus menjadi pijakan untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan.
“Tentu status ini akan naik lagi secara administratif ke nindya dan seterusnya. Tapi ini jangan hanya formalitas atau administratif saja,” ungkapnya.
Menurut Ratna, peningkatan status KLA memang menjadi indikator keberhasilan program perlindungan anak, tetapi tidak menjamin kasus kekerasan terhadap anak hilang sepenuhnya
Karena itu, ia mendorong agar pemerintah daerah lebih fokus pada penguatan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan anak di lapangan.
“Makanya kita mau supaya penguatan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan anak harus menjadi prioritas,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengejar penilaian, melainkan memastikan perlindungan yang substantif dan berdampak jangka panjang.
Selain perlindungan dari kekerasan, Ratna menekankan pentingnya menjaga tumbuh kembang anak secara menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun mental.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi semua pihak serta dukungan anggaran, SDM, dan konsistensi pelaksanaan program agar harapan masyarakat terhadap perlindungan anak dapat terpenuhi. (Adv)





