GUNUNG TABUR, PORTALBERAU — Kebakaran melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai warung sembako di Jalan Poros Tanjung Batu RT 2, Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat (20/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut dilaporkan pertama kali oleh warga bernama Mahyudin pada pukul 22.18 WITA. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Merancang Ilir segera merespons laporan tersebut dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.25 WITA.
Objek yang terbakar diketahui merupakan satu unit rumah sekaligus warung sembako milik warga bernama Marun. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk melakukan pemadaman. Meski menghadapi keterbatasan jumlah personel di lapangan, proses pemadaman berhasil dilakukan hingga api tidak menyebar ke bangunan lain di sekitarnya.
Koordinator Lapangan Damkar Disdamkab Berau, Agus Harianto, mengatakan bahwa respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran tersebut.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung bergerak menuju lokasi. Meski personel terbatas, upaya pemadaman berjalan maksimal sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke rumah lain,” ujar Agus.
Ia menambahkan, saat ini kondisi di lokasi sudah dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Situasi terakhir sudah aman dan terkendali. Kami juga melakukan pendinginan untuk mencegah potensi kebakaran ulang,” lanjutnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan karena bangunan yang terbakar merupakan tempat usaha sekaligus tempat tinggal korban.
Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa dapat dicegah,” tegasnya.
Ditambahkannya, kendala masih sama bahwa pihaknya masih kekurangan jumlah petugas dilapangan. Sehingga diharapkan adanya penambahan petugas Damkar.
“Kendala di lapangan personil sangat-sangat minim sekali, sehingga memohon kepada pemerintah agar tuk penambahan personil damkar bisa si usulkan, apalagi Damkar sudah menjadi dinas mandiri,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




