TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta pengelola PAsar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) untuk melakukan penataan dan pengelolaan pasar secara lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik, termasuk kepala pasar yang mendapat amanah baru dalam struktur organisasi pemerintah daerah.
Sri menekankan pentingnya penataan aktivitas pasar, khususnya pasar subuh, yang selama ini dinilai masih perlu ditertibkan.
Ia menyebut aktivitas pasar subuh seharusnya tidak berlangsung terlalu lama agar area pasar bisa segera ditata kembali, termasuk difungsikan sebagai area parkir.
“Pasar subuh biasanya selesai sekitar pukul tujuh atau delapan pagi. Setelah itu harus segera dirapikan karena area tersebut sebenarnya diperuntukkan sebagai tempat parkir,” jelasnya.
Selain itu, ia juga memberi perhatian serius terhadap persoalan kebersihan pasar, terutama pengelolaan sampah yang harus dilakukan secara maksimal agar lingkungan tetap nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
“Bagaimana caranya supaya pasar terlihat bersih seolah-olah tidak ada sampah di sana. Itu menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dirinya juga meminta petugas pasar untuk aktif memantau kondisi lapangan serta membangun komunikasi yang baik dengan para pedagang.
Pendekatan yang dilakukan, menurutnya, harus tetap humanis dengan memberikan edukasi terkait aturan dan penataan pasar.
Ia menegaskan bahwa pasar merupakan salah satu wajah daerah yang mencerminkan kondisi kota.
“Pasar adalah salah satu ikon daerah. Karena itu harus kita jaga agar tetap rapi, bersih, dan nyaman,” katanya.
Sri juga berharap fasilitas di sekitar pasar, termasuk area terbuka dan tempat ibadah, dapat dirawat dengan baik sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim




