TELUK BAYUR, PORTALBERAU – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Poros Teluk Bayur–Labanan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Sabtu (3/1/26) siang. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Berau, Iptu Thamrin Harahap, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, tepatnya di Kilometer 27 Jalan Poros Teluk Bayur–Labanan, atau sekitar tiga kilometer sebelum Kampung Labanan.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2026 sekitar pukul 11.00 Wita di Jalan Poros Teluk Bayur–Labanan, tepatnya di KM 27,” ujar Iptu Thamrin Harahap saat dikonfirmasi oleh media ini.
Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi KT 6396 FO yang dikendarai oleh pengendara berinisial IR dan berboncengan dengan korban lain berinisial MBT.
Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha MX King bernomor polisi KT 5814 JE yang dikendarai oleh pengendara berinisial AJS.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat melaju dari arah Teluk Bayur menuju Kampung Labanan. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara berusaha menghindari jalan berlubang.
“Pada saat pengendara Honda Beat melintas di lokasi tersebut, terdapat jalan berlubang. Pengendara berupaya menghindari lubang dengan mengambil jalur terlalu ke kanan,” jelasnya.
Namun, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha MX King. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.
“Dari arah berlawanan datang sepeda motor MX King yang dikendarai saudara AJS, sehingga terjadi tabrakan antara kedua kendaraan tersebut,” lanjutnya.
Akibat kecelakaan itu, dua pengendara, yakni Ignasius Rano dan Albertus Jimmy Susanto, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara penumpang Honda Beat yakni MBT, mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Korban meninggal dunia ada dua orang, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka berat,” katanya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut serta mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama di jalur poros yang memiliki kondisi jalan rusak.
“Kami mengimbau pengendara agar selalu waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





