BIDUK-BIDUK, PORTALBERAU– Pemkab Berau terus mempercepat peningkatan infrastruktur jalan di wilayah pesisir selatan. Salah satunya melalui pengaspalan ruas jalan dari simpang Kampung Teluk Sulaiman menuju Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, yang kini progres pengerjaannya telah mencapai 85 persen.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Benny Sepriady Panjaitan, menjelaskan bahwa dari total panjang 1,787 kilometer yang dikerjakan pada tahap ini, sisa pekerjaan akan dipercepat agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Target penyelesaian pekerjaan ini tanggal 26 Desember. Dalam satu hari, pengaspalan bisa mencapai 500 meter, sehingga sisa panjang yang ada akan kami kebut supaya jalan ini bisa segera dilintasi, termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru,” ungkap Benny.
Lanjutnya, proyek pengaspalan ini didukung pendanaan gabungan, yakni Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp20 miliar dan APBD Berau sebesar Rp13 miliar, dengan total anggaran mencapai Rp33 miliar.
Benny menyebutkan, secara keseluruhan ruas jalan dari simpang Kampung Teluk Sulaiman hingga Teluk Sumbang memiliki panjang sekitar 29 kilometer.
“Untuk tahap sekarang fokus pada pengaspalan. Ke depan, setelah seluruh ruas tuntas diaspal, akan dilanjutkan dengan pelebaran jalan secara bertahap menggunakan APBD Berau,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelebaran jalan belum dapat dilakukan bersamaan karena keterbatasan anggaran serta belum adanya kepastian dukungan bankeu di tahun mendatang, seiring kebijakan pemangkasan anggaran.
Karena itu, kata dia, DPUPR akan menyesuaikan program lanjutan dengan kemampuan fiskal daerah.
Dalam pelaksanaannya, DPUPR juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan batas beban kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut.
Ia mengaku, beban maksimal yang diperbolehkan adalah delapan ton per gandar dengan berat timbang maksimal 45 ton.
“Kalau melebihi kapasitas, tentu akan mempercepat kerusakan jalan. Kami harap ini bisa sama-sama dijaga,” tegas Benny.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyambut baik percepatan pengerjaan jalan tersebut.
Menurutnya, akses Teluk Sulaiman–Teluk Sumbang memiliki peran strategis, tidak hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir.
“Jalan ini sangat penting, apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, ketika aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan meningkat. Kita ingin masyarakat bisa melintas dengan aman dan nyaman,” ujar Gamalis.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dasar secara bertahap dan berkelanjutan, meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Yang terpenting akses dasar masyarakat terpenuhi dulu. Pelebaran dan peningkatan kualitas jalan akan kita lanjutkan sesuai kemampuan APBD, sambil terus memperjuangkan dukungan anggaran ke depan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





