• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
7MarGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Soal Pulau Konservasi, Syarifatul Sebut BKSDA dan Instansi Terkait Harus Serius Awasi

admin by admin
in Berau
0
Kasus HIV Meningkat, Syarifatul Minta Pemkab Berau Tangani Serius Untuk Tekan Penyebaran

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pulau Belambangan dan Pulau Sambit merupakan pulau konservasi satwa. Pengelolaan kedua pulau tersebut saat ini tengah diperebutkan dua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LSM) pegiat konservasi penyu di Maratua.

Hal menjadi sorotan Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah. Menurut Syarifatul, untuk mengelola pulau yang berstatus sebagai tempat perlindungan satwa, wajib memiliki dasar hukum yang legal.

“Terutama soal konservasi penyu. Pengelola harus memiliki legalitas dari pemerintah. Apalagi pulau konservasi dilindungi undang-undang,” ungkapnya,

Syarifatul menerangkan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau hanya memiliki kewenangan mengatur daratan pulau. Untuk pengelolaan konservasi penyu, yang memiliki kewenangan adalah pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam pengelolaan pulau, politisi partai Golkar itu berpesan pada pegiat konservasi untuk menggandeng Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim serta pihak terkait.

“Jadi BKSDA dan instansi terkait harus mengawasi. Saya sarankan untuk mencari pengelola konservasi yang profesional,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Sari itu berharap, pengelola yang nantinya ditunjuk harus menguasai persoalan konservasi. Lalu aturan yang dirancang harus tegas dan mengikat.

“Jika kerjanya tidak baik, maka harus dievaluasi. Sehingga pengelola dapat profesional dalam bekerja. Lalu, saya berpesan agar dana yang masuk dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (Adv/Ded)

Previous Post

Mayoritas Nelayan, Madri Akan Upayakan Dukungan Mesin Ketinting untuk Masyarakat Sei Bebanir Bangun

Next Post

Libur Nataru Semakin Dekat, Keselamatan Nomor Satu

admin

admin

Next Post
Antisipasi Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk, Falen Dukung Rencana Program Pemasangan Hydrant

Libur Nataru Semakin Dekat, Keselamatan Nomor Satu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD Berau Soroti Limbah Sawit, Fasra Wisono Minta Pengawasan Lingkungan Diperketat

DPRD Berau Soroti Limbah Sawit, Fasra Wisono Minta Pengawasan Lingkungan Diperketat

by admin
0

TANJUNG REDEB, ‎PORTALBERAU – Pesatnya perkembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Berau dinilai perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat,...

Berau Matangkan Dokumen Pengajuan Geopark Nasional Sangkulirang–Mangkalihat

Berau Matangkan Dokumen Pengajuan Geopark Nasional Sangkulirang–Mangkalihat

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Pemkab Berau terus mematangkan persiapan pengajuan kawasan Sangkulirang–Mangkalihat sebagai geopark nasional. Saat ini, fokus utama pemerintah daerah...

Perlu Penguatan Akses Wisata ke Maratua, Syarifatul: Destinasi Andalan Kaltim

Perlu Penguatan Akses Wisata ke Maratua, Syarifatul: Destinasi Andalan Kaltim

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau terus mendapat perhatian dari DPRD Kalimantan Timur. Salah satu fokus...

Bahas Ketenagakerjaan Perusahaan Tambang, Tenaga Kerja Lokal Kembali Jadi Topik Utama

Bahas Ketenagakerjaan Perusahaan Tambang, Tenaga Kerja Lokal Kembali Jadi Topik Utama

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah perusahaan tambang...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In