• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
11MarGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Target Terbitkan 500 STDB, Disbun Berau Percepat Peroleh Sertifikat ISPO Bagi Petani Sawit di Berau

admin by admin
in Berau, Pembangunan, Pemerintahan, Pemkab Berau
0
Target Terbitkan 500 STDB, Disbun Berau Percepat Peroleh Sertifikat ISPO Bagi Petani Sawit di Berau

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Dinas Perkebunan (Disbun) Berau terus berupaya mendorong para petani sawit mandiri di Kabupaten Berau untuk memperoleh Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) untuk selanjutnya dapat memperoleh sertifikat Indonesian Palm Oil System (ISPO). Mengingat direncanakan pada Tahun 2025 mendatang, para petani yang ingin menjual hasil panen atau Tandan Buah Segar (TBS) wajib memiliki sertifikat ISPO.

Ditemui diruangan kerjanya, Kepala Disbun Berau, Lita Handini mengungkapkan, data yang pihaknya miliki sejauh ini baru ada 129 petani sawit mandiri yang memiliki STDB.

Ia menyebut, tahun ini pihaknya menargetkan akan menerbitkan 500 STDB. Dalam kepengurusan itu pihaknya dibantu oleh berbagai NGO. Untuk mendampingi dan mendorong petani memiliki STDB.

“Karena banyak para petani yang enggan melakukan pengurusan STDB, jadi kami perlu melakukan pendampingan kepada mereka,” ungkap Lita, Kamis (24/8/23).

Lanjutnya, pada 2025 mendatang pemerintah mewajibkan semua petani sawit harus memiliki sertifikat ISPO. Jika tidak, mereka tidak bisa menjual TBS. Oleh itu, diakui Kita pihaknya tekah gencar untuk mendorong semua petani sawit memiliki STDB.

“Saat ini baik perusahaan maupun petani mandiri di Berau belum memiliki sertifikat ISPO. Sebelum memperoleh sertifikat ISPO mereka harus memiliki STDB terlebih dahulu. Jadi kita kerjakan sesuai regulasi yang ada,” tuturnya.

Lita menjelaskan, adapun kendala yang terjadi saat ini kebanyakan para petani mandiri masih bermasalah dengan lahannya. Contohnya, mereka masih banyak yang tidak memiliki surat kepemilikan lengkap dan ada juga beberapa yang lahannya termasuk dalam kawasan hutan.

“Ada juga yang sudah memiliki tanah tapi nama kepemilikan berbeda atau atas nama tanahnya belum diubah menjadi miliknya. Sehingga kami tidak bisa menerbitkan STDB. Tapi kami mencoba berkoordinasi dengan provinsi adakah terborosan yang bisa dicapai. Misal pakai surat keterangan kampung atau bagaimana,” bebernya.

Selain itu, yang menjadi kendala lain yaitu keterbatasan tenaga kerja di Disbun Berau, hanya ada dua tenaga yang melakukan pemetaan. Sebab untuk memberikan STDB harus dipetakan titik koordinatnya agar lebih jelas berapa luas lahan sawit yang dimiliki.

“Tenaga kerja kami hanya ada dua orang saja, karena keterbatasan anggaran jadi belum bisa ditambahkan. Disinilah kami memerlukan bantuan pihak ketiga untuk membantu proses penerbitan STDB itu,” terangnya.

Di lain sisi, STDB juga sebagai syarat untuk para petani sawit untuk mendapatkan bantuan dari provinsi dan pusat. Memang persyaratannya lebih banyak yang saat ini dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Alokasinya khusus untuk petani sawit mandiri yang harus memiliki kelompok dan STDB. Petani yang sudah punya STDB itulah yang diprioritaskan untuk dapat bantuan dari BPDPKS,” ucapnya.

Diakui Lita, saat ini perkebunan sawit masih menjadi prioritas dalam pengembangannya, karena menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar di Berau. Tapi pemerintah daerah menilai sawit sudah mampu mandiri. Makanya, Pemkab Berau tidak lagi memberikan bantuan pengembangan sawit.

“Semua proses pemenuhan syarat akan kita genjot. Tentunya kita berharap bantuan dari pihak ketiga untuk mendukung pelaksanaan bisa dipercepat agar lebih banyak petani sawit bisa terakomodir,” pungkasnya. (Yud/Ded/Adv)

Previous Post

Wujudkan Pembangunan Merata, Bupati Sebut Pemkab Berau Komitmen Percepatan Pelayanan Listrik di Seluruh Kampung

Next Post

Bupati Harap Sosialisasi Desain DBON Jadi Momen Peningkatan Prestasi bagi Atlet Berau

admin

admin

Next Post
Bupati Harap Sosialisasi Desain DBON Jadi Momen Peningkatan Prestasi bagi Atlet Berau

Bupati Harap Sosialisasi Desain DBON Jadi Momen Peningkatan Prestasi bagi Atlet Berau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPUPR Berau Dukung Jalan Tanah Kuning, Akses Strategis Penghubung Kaltim–Kaltara

DPUPR Berau Dukung Jalan Tanah Kuning, Akses Strategis Penghubung Kaltim–Kaltara

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU- Usulan pembangunan Jalan Tanah Kuning yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendapat dukungan dari Pemerintah...

Rapid Test Ramadan Tuntas, BBPOM Nyatakan Takjil Berau Bebas Zat Berbahaya

Rapid Test Ramadan Tuntas, BBPOM Nyatakan Takjil Berau Bebas Zat Berbahaya

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Masyarakat Berau tak perlu khawatir saat berburu takjil. Hasil pengawasan intensif yang dilakukan selama tiga hari...

Saga Ingatkan Proyek Fisik di Berau Tak Sekadar Tuntas, Kualitas Harus Jadi Prioritas

Saga Ingatkan Proyek Fisik di Berau Tak Sekadar Tuntas, Kualitas Harus Jadi Prioritas

by admin
0

‎TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengingatkan agar setiap pekerjaan fisik yang dibiayai melalui APBD tidak...

Diusulkan Legislatif, Nama Raja Alam Dinilai Layak Sandang Identitas Bandara Berau

Diusulkan Legislatif, Nama Raja Alam Dinilai Layak Sandang Identitas Bandara Berau

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wacana penggantian nama Bandara Kalimarau kembali mencuat. Kali ini, dorongan datang dari kalangan DPRD Berau yang...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In