• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
15JanGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Tinjau Dua Kampung Terdampak Banjir, Madri Pani Sebut Air Bersih dan Pos Kesehatan jadi Kebutuhan Utama

admin by admin
in Berau, Pembangunan
0
Tinjau Dua Kampung Terdampak Banjir, Madri Pani Sebut Air Bersih dan Pos Kesehatan jadi Kebutuhan Utama

SAMBALIUNG, PORTALBERAU- Beberapa hari teekahir sejumlah kampung terkena banjir. Dampak dari luapan air sungai tersebut pun membuat akses jalan antar kampung putus dan membuat aktivitas masyarakat lumpuh.

Melihat kondisi tersebut, Ketua DPRD Berau, Madri Panti melakukan peninjauan di Kampung Bena Baru dan Timbit Dayak Kecamatan Sambaliung. Setelah melakukan peninjauan, Madri meminta pemerintah daerah untuk terjun kelapangan melakukan peninjauan langsung dan mencari solusi yang baik.

“Ketinggian air ini mencapai 1.5 Meter dan setidaknya DPUPR bisa memikirkan cara agar akses jalan di kampung Bena Baru ini tidak terendam,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan bisa membuka posko dan dapur umum di kampung yang terendam banjir. Mengingat banyaknya masyarakat yang terkena dampak. Dikhawatirkan, seusai banjir, wabah penyakit akan datang. Apalagi perjalanan menuju ke Tanjung Redeb cukup jauh.

“Masyarakat juga butuh air bersih, ini yang belum ada sampai sekarang,” bebernya.

Diungkapkan Madri, musibah banjir di beberapa kampung sebenarnya sudah bisa ditebak. Mengingat banjir ini merupakan banjir tahunan. Namun hingga kini belum ada aksi antisipasi dari Pemkab Berau.

“Bisa saja kan menggunakan dana tanggap darurat, inikan bencana. Setiap tahun masyarakat gigit jari karena terkena musibah banjir, tapi tidak ada aksi sama sekali dari pemerintah,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga mendapat keluhan warga mengenai sawahnya yang gagal panen, karena terendam banjir. Hingga menyebabkan padi dan jagung mereka mati.

Sementara itu, Kepala Kampung Tumbit Dayak, Achmad Jamlan mengatakan, lahan petani seluas 150 hektar gagal panen akibat musibah banjir tahun ini. Padahal padi tersebut nyaris siap panen. Namun karena banjir datang tiba-tiba, membuat para petani jadi pasrah.

“Warga hanya bisa pasrah. Bantuan baru dari pihak ketiga, yakni perusahaan sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengkritik masalah peminjaman terpal dan perahu karet. Karena mekanisme yang ribet. Ia mengaku di Kampung Tumbit Dayak, ada tim siap siaga. Namun tidak bisa berbuat banyak karena tidak didukung sarana dan prasarana.

“Ada kami tim. Tapi ya beginilah kondisinya,” tuturnya.

Ia pun belum bisa memastikan, berapa kerugian yang dialami kampungnya. Mengingat luasnya lahan pertanian warga yang terendam banjir, hingga menyebabkan gagal panen. Belum lagi ternak warga yang hanyut terbawa banjir.

“Kerugian belum tahu berapa. Yang pasti miliaran. Untuk korban jiwa tidak ada. Air juga sudah mulai surut,” ujarnya.

Di kampung tersebut, ada lima RT yang jika terjadi banjir ketinggian air bisa mencapai 1 meter lebih, yakni RT 1, RT 2, kemudian RT 6,RT 7 dan RT 8. Untuk tiga RT lainnya, tidak terlalu parah.

“Sampai saat ini masih sebagian terendam banjir yakni RT 1 dan RT 2,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Kampung Bena Baru, Leth mengatakan akses menuju kampungnya terputus, akibat derasnya arus dan tingginya banjir yang mencapai 1,5 meter. Hingga warga beraktivitas menggunakan perahu. “Iya tidak bisa dilalui darat,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, di kampung tersebut terdapat 270 kepala keluarga (KK). Di mana seluruhnya terisolir di kampung tersebut. Bahkan hingga kini belum ada bantuan datang. Padahal warganya membutuhkan air bersih. karena sumur-sumur warga terendam banjir.

“Kami butuh air bersih juga berharap agar ada posko kesehatan, karena kami khawatir warga ada yang sakit,” jelasnya.

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan kawannya yang ada di hulu Sungai Kelay. Meskipun saat ini air mulai surut beberapa centimeter. Namun ia khawatir, air kembali naik pada malam hari. Karena di hulu dikatakannya masih kerap terjadi hujan.

“Biasanya, jika di hulu hujan hari ini, besok kami terima banjir kirimannya. Kami harap ada posko kesehatan,” pungkasnya. (*)

Previous Post

Dilantik, Bupati Minta Dirut Perumda Bhakti Praja Segera Susun Program dan Strategi untuk Hasilkan Keuntungan

Next Post

Lakukan Pencurian, Pria 40 Tahun Ini Dibekuk Polisi

admin

admin

Next Post
Lakukan Pencurian, Pria 40 Tahun Ini Dibekuk Polisi

Lakukan Pencurian, Pria 40 Tahun Ini Dibekuk Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Genjot Pemerataan Infrastruktur, Penanganan Jalan dan Jembatan Tembus 170 Kilometer Tahun 2025

Genjot Pemerataan Infrastruktur, Penanganan Jalan dan Jembatan Tembus 170 Kilometer Tahun 2025

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam memperkecil ketimpangan infrastruktur terus digencarkan. Sepanjang tahun 2025, penanganan jalan dan...

Lonjakan Usaha Mandiri Dorong Transformasi Ekonomi Berau, Pekerja Informal Tembus 62 Ribu

Lonjakan Usaha Mandiri Dorong Transformasi Ekonomi Berau, Pekerja Informal Tembus 62 Ribu

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Perubahan struktur ketenagakerjaan mulai terlihat di Kabupaten Berau. Pada 2025, jumlah pekerja di sektor informal melonjak tajam...

Kolam Kakaban Aquatic Sempat Berlumut, Ini Penjelasan Kepala Dispora Berau

Kolam Kakaban Aquatic Sempat Berlumut, Ini Penjelasan Kepala Dispora Berau

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU - Kondisi kolam renang Kakaban Aquatic di Kabupaten Berau yang sempat viral di media sosial karena terlihat...

Pastikan MBG Aman Dikonsumsi, Dinas Pangan Berau Siapkan Pelatihan untuk Suplier SPPG

Pastikan MBG Aman Dikonsumsi, Dinas Pangan Berau Siapkan Pelatihan untuk Suplier SPPG

by admin
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pangan Kabupaten...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In