TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau masih menunggu kepastian jadwal pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dengan pihak perusahaan untuk membahas kebutuhan kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII 2026.
Pertemuan tersebut dinilai penting untuk memastikan sejumlah kebutuhan kontingen Berau dapat terpenuhi, terutama terkait dukungan anggaran dan uang saku atlet, pelatih, serta ofisial yang akan berlaga di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026.
Ketua KONI Berau, Taupan Majid, mengatakan kebutuhan akomodasi bagi sekitar 800 atlet, pelatih, dan ofisial sejauh ini telah dipastikan. Pihaknya juga telah mendapatkan hotel yang dinilai layak untuk menunjang kenyamanan kontingen selama mengikuti pertandingan.
“Untuk akomodasi sekitar 800 atlet, pelatih, dan ofisial, sejauh ini sudah aman. Kami sudah mendapatkan hotel yang baik untuk para atlet selama berada di Paser,” ungkapnya.
Meski kebutuhan penginapan telah tertangani, Taupan menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dituntaskan menjelang keberangkatan kontingen. Untuk urusan administrasi dan dukungan lainnya, penanganannya berada di ranah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau.
Sementara itu, KONI berfokus memberikan rekomendasi teknis terkait kebutuhan dan kesiapan kontingen agar keikutsertaan Berau dalam Porprov Kaltim VIII berjalan lancar.
“Untuk hal-hal di luar teknis, saat ini sudah menjadi ranah Dispora. Kami dari KONI memberikan rekomendasi mengenai kebutuhan teknis yang wajib dipenuhi dalam pelaksanaan maupun keikutsertaan Berau di Porprov,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, koordinasi dengan pihak perusahaan masih membutuhkan tindak lanjut. Hingga kini, belum ada kepastian jadwal pertemuan lanjutan yang diharapkan dapat membahas dukungan untuk memenuhi kebutuhan kontingen.
“Kami perlu difasilitasi dengan perusahaan untuk membahas kebutuhan tersebut, sebagaimana yang diharapkan setelah rapat dengar pendapat (RDP) sebelumnya,” tuturnya.
Karena itu, Taupan berharap Pemkab Berau segera menjadwalkan pertemuan bersama perusahaan dan pihak terkait. Dengan begitu, kebutuhan yang belum terpenuhi dapat dipetakan dan dicarikan solusi sebelum kontingen bertolak ke Paser.
“Kami berharap pemerintah bisa segera memfasilitasi koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Sekarang kami tinggal menunggu waktu agar hal-hal yang masih kurang dapat segera dibahas dan diselesaikan,” ujarnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kepastian uang saku bagi atlet, pelatih, dan ofisial selama mengikuti Porprov. Menurutnya, dukungan tersebut perlu dibahas agar kebutuhan kontingen selama bertanding dapat terakomodasi dengan baik.
Taupan juga menyebut dukungan anggaran Berau dibandingkan kabupaten/kota peserta lainnya berada di posisi kedua terbawah. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam mempersiapkan kontingen untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KONI Berau berharap koordinasi antara Pemkab, Dispora, dan pihak perusahaan segera menghasilkan kepastian. Langkah itu diperlukan agar persiapan kontingen dapat berjalan optimal dan para atlet bisa fokus mengejar prestasi serta mengharumkan nama Bumi Batiwakkal di Porprov Kaltim VIII 2026. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto




