TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Persiapan kontingen Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII di Kabupaten Paser menjadi perhatian DPRD Berau. Hal itu dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Selasa (6/10/26).
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan pihaknya mendukung penuh perjuangan atlet Berau. Menurutnya, dukungan tidak hanya diperlukan dari pemerintah daerah, tetapi juga legislatif dan dunia usaha.
“Namanya kegiatan olahraga ini, saya sebagai ketua Dewan harus mendukung. Atlet-atlet kita perlu dukungan, bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga dari Dewan,” ujarnya.
Dirinya meminta Dispora dan KONI memastikan seluruh kebutuhan kontingen dipersiapkan secara matang. Mengingat lokasi Porprov berada cukup jauh dari Berau, ia menekankan agar persoalan transportasi, konsumsi hingga kebutuhan vitamin atlet tidak menjadi kendala saat pelaksanaan.
“Jangan sampai nanti setelah pelaksanaan muncul keluhan dari atlet. Transportasi, subsidi makan, vitamin dan kebutuhan lainnya harus betul-betul dipastikan,” tegasnya.
Dalam RDP tersebut, diketahui anggaran yang tersedia untuk kontingen saat ini sekitar Rp4,5 miliar. Anggaran tersebut berasal dari Rp1,5 miliar pada anggaran murni dan tambahan Rp3 miliar melalui anggaran perubahan.
Sekretaris Dispora Berau, Kesuma Sirajuddin, mengatakan tambahan anggaran tersebut memberikan ruang lebih besar bagi pihaknya untuk mempersiapkan keberangkatan kontingen.
“Persiapan yang kami lakukan meliputi pakaian kontingen, konsumsi, perlengkapan pertandingan, transportasi dan akomodasi. Awalnya tersedia Rp1,5 miliar, kemudian ada tambahan Rp3 miliar,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KONI Berau, Taupan Majid, menyebut kebutuhan awal kontingen sebenarnya mencapai sekitar Rp11 miliar, termasuk pelaksanaan training center (TC). Setelah dilakukan efisiensi, kebutuhan tersebut ditekan menjadi sekitar Rp8 miliar.
Dengan anggaran Rp4,5 miliar yang tersedia, sejumlah kebutuhan seperti kostum, peralatan pertandingan dan konsumsi disebut sudah terpenuhi. Namun, masih terdapat kebutuhan lain seperti uang saku atlet selama sekitar 10 hari serta vitamin.
“Yang sudah aman itu kostum, alat-alat tanding dan konsumsi. Yang masih kami cari adalah kekurangannya, seperti uang saku dan vitamin,” katanya.
Pada Porprov Kaltim VIII di Paser, Berau akan menurunkan 47 cabang olahraga dari 64 cabor yang dipertandingkan. Total kontingen mencapai 732 orang, terdiri dari atlet, pelatih dan ofisial.
Ia juga mendorong Pemkab Berau melibatkan perusahaan melalui dukungan pendanaan. Menurutnya, momentum Porprov yang digelar empat tahun sekali dapat menjadi ruang kolaborasi dunia usaha dalam mendukung prestasi olahraga daerah.
“Kalau masih ada kekurangan, saya berharap Bupati bersama Dewan dan Ketua Kontingen bisa berbicara dengan perusahaan-perusahaan untuk ikut mendukung. Olahraga ini juga bagian dari membangun Berau,” kuncinya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto




