TANJUNG REDEB, PORTALBERAU— Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau kembali menyoroti ceceran material konstruksi yang masih ditemukan di sejumlah ruas jalan.
Pasir, tanah, batu hingga material lainnya yang jatuh dari kendaraan pengangkut dinilai tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga kenyamanan pengguna jalan.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan pihaknya telah berulang kali mengingatkan kendaraan pengangkut material, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan konstruksi, agar menggunakan penutup pada bak angkutan.
Menurutnya, imbauan tersebut semakin penting seiring meningkatnya aktivitas pembangunan di Kabupaten Berau yang turut berdampak pada tingginya mobilitas kendaraan pengangkut material.
“Kami juga ingin berkoordinasi dan bekerja sama dengan OPD terkait agar kendaraan yang mengangkut material wajib menggunakan penutup,” ujar Zulkifli.
Ia menjelaskan, kendaraan yang mengangkut material tanpa penutup berisiko menyebabkan muatan berjatuhan sepanjang perjalanan. Material yang tercecer kemudian membuat ruas jalan kembali kotor, meski sebelumnya telah dilakukan pembersihan.
“Selama ini masih banyak kendaraan yang tidak menggunakan penutup. Akibatnya, sisa material yang dibawa bisa jatuh dan berserakan di jalan. Ini tentu membuat kondisi jalan menjadi kotor dan menambah pekerjaan pembersihan,” terangnya.
Zulkifli menegaskan, DLHK tetap menjalankan tugasnya dengan membersihkan material yang tercecer di jalan. Namun, kewenangan untuk melakukan penertiban maupun memberikan tindakan terhadap kendaraan pengangkut berada pada instansi terkait lainnya.
“Tugas kami lebih kepada penanganan kebersihan. Ketika ada material yang berserakan, kami tetap melakukan pembersihan,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap pengelola proyek maupun perusahaan yang menggunakan jasa angkutan material turut mengambil tanggung jawab dalam menjaga kebersihan jalan.
Menurutnya, penggunaan penutup pada bak kendaraan merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah material tercecer selama perjalanan.
“Kami berharap semua pihak bisa ikut memperhatikan hal ini. Jangan hanya setelah material tercecer kemudian dibersihkan, tetapi sejak awal harus dicegah dengan memastikan kendaraan menggunakan penutup,” pungkasnya. (*/)
Penulis: Muhammad Izzatullah
Editor: Dedy Warseto





