• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
12SepGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

PT Berau Coal Perkuat Petani Kakao Berau, 40 Petani Disiapkan Jadi Pemandu

admin by admin
10 September 2026
in Berau
0
PT Berau Coal Perkuat Petani Kakao Berau, 40 Petani Disiapkan Jadi Pemandu

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat terus dilakukan PT Berau Coal melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Salah satu fokus yang dikembangkan adalah komoditas kakao. Melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC), perusahaan kembali memperkuat kapasitas petani dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Produksi Kakao: Praktik Terbaik Sistem Diversifikasi Kakao Agroforestri bagi Petani Pemandu atau Training of Trainers (ToT).

Pelatihan yang bekerja sama dengan Sahabat Cipta tersebut berlangsung selama tiga hari, 5–7 September 2026. Sebanyak 40 petani terpilih dari sejumlah kampung di Kabupaten Berau mengikuti kegiatan ini.

Para peserta berasal dari Kampung Gurimbang, Maluang, Merasa, Pegat Bukur, Rantau Panjang, Sambaliung, Suaran, Sungai Enau, Tumbit Dayak, Inaran, Batu-Batu, Limunjan, Birang, Pilanjau, Sambarata, Nyapa Indah hingga Gunung Tabur.

Berbeda dari sekadar pelatihan teknis budidaya, kegiatan tersebut diarahkan untuk menyiapkan petani yang nantinya mampu menjadi penggerak sekaligus tempat berbagi pengetahuan bagi petani lainnya di tingkat kampung.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai diversifikasi kakao berbasis agroforestri yang dilaksanakan di Rumah Kemas Batiwakkal. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik lapangan di Rumah Kebun Kakao PT Berau Coal, Kampung Birang.

Sementara pada hari ketiga, kegiatan masih berlangsung di lokasi yang sama dengan fokus pada kemampuan komunikasi serta pembekalan peserta sebagai petani pemandu.

Dalam kesempatannya, Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pendampingan kakao yang telah berjalan dan terus dikembangkan perusahaan bersama masyarakat.

“Sepanjang 2024 hingga saat ini, kami telah melakukan pendampingan kepada sekitar 1.500 petani dengan luasan kebun kakao yang kita dampingi mencapai 850 hektare. Dari para petani tersebut, 40 orang terbaik kami pilih sebagai tahap awal untuk menjadi petani pemandu,” ungkapnya.

Menurut Reza, keberadaan petani pemandu menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat program. Petani yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan tidak hanya menerapkan pengetahuan di kebunnya sendiri, tetapi juga dapat membagikannya kepada petani lain.

“Training of Trainers ini dilakukan untuk menciptakan petani pemandu yang terlatih dan dapat membantu petani lainnya di masing-masing kampung. Mereka juga diharapkan menjadi penghubung antara petani binaan dengan tim fasilitator lapangan YDBBC,” jelasnya.

Dirinya menyebut, konsep tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kemandirian masyarakat. Pengetahuan mengenai pengelolaan kakao tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi diharapkan dapat terus ditularkan melalui petani yang telah memiliki pengalaman dan kemampuan teknis.

Dampak pendampingan juga mulai dirasakan oleh petani. Mulyadi, petani asal Kampung Gurimbang, menjadi salah satu peserta yang mengikuti program pengembangan kakao sejak 2025.

Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan mulai dari persiapan lahan hingga pemeliharaan tanaman. Luasan kebun yang dikelolanya pun berkembang dari satu hektare menjadi dua hektare.

“Saya sudah mengikuti program ini sejak 2025 dengan lahan seluas satu hektare dan pertumbuhannya bagus. Tahun ini, alhamdulillah, berkembang menjadi dua hektare,” ucapnya.

Semoga petani lain juga bisa termotivasi karena program ini sangat bagus. Kami diajari mulai dari persiapan lahan hingga pemeliharaan, dan pertumbuhan tanaman kakao juga dipantau langsung oleh tim Berau Coal,” sambungnya.

Menurut Mulyadi juga, ketertarikan terhadap pengembangan kakao juga mulai muncul dari petani lain di sekitarnya.

“Beberapa teman saya juga sudah mulai bergabung dalam program ini, baik di Kampung Gurimbang maupun Tanjung Perangat. Harapannya, semakin banyak petani kakao di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah, program pendampingan tersebut dinilai memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan.

Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya Perkebunan Dinas Perkebunan, Heni Risnawati, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan PT Berau Coal secara berkelanjutan.

“Saya sangat mengapresiasi program yang dijalankan PT Berau Coal dan secara berkelanjutan mendampingi para petani. Saya berharap bapak dan ibu petani terus semangat mengikuti program ini. Gali ilmu sebanyak-banyaknya dari instruktur dan nantinya salurkan kembali kepada petani lainnya di sekitar, sehingga semakin banyak petani yang mampu mandiri,” bebernya.

Apresiasi serupa disampaikan Camat Gunung Tabur, Lutfhi Hidayat. Menurutnya, penguatan kapasitas petani memiliki arti penting karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola kebun, tetapi juga membuka peluang agar lahan masyarakat dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Berau Coal atas perhatian, kontribusi, dan kepeduliannya dalam mendukung peningkatan kapasitas petani. Program ini tentunya memberikan manfaat ekonomi bagi para petani kakao sekaligus mendorong pemanfaatan lahan agar lebih produktif,” kuncinya. (ADV)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Tak Sekadar Raih Gelar, Wabup Gamalis Dorong Wisudawan Jadi Penggerak Pembangunan Berau

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT Berau Coal Perkuat Petani Kakao Berau, 40 Petani Disiapkan Jadi Pemandu

PT Berau Coal Perkuat Petani Kakao Berau, 40 Petani Disiapkan Jadi Pemandu

by admin
10 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat terus dilakukan PT Berau Coal melalui...

Tak Sekadar Raih Gelar, Wabup Gamalis Dorong Wisudawan Jadi Penggerak Pembangunan Berau

Tak Sekadar Raih Gelar, Wabup Gamalis Dorong Wisudawan Jadi Penggerak Pembangunan Berau

by admin
10 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, meminta para wisudawan menjadikan kelulusan sebagai awal untuk mengabdikan ilmu dan kemampuan...

Karhutla Hantam Penghasilan Warga Merasa, Rp500 Juta Digelontorkan untuk 50 KK

Karhutla Hantam Penghasilan Warga Merasa, Rp500 Juta Digelontorkan untuk 50 KK

by admin
10 September 2026
0

KELAY, PORTALBERAU – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, tidak hanya menyisakan persoalan lingkungan dan...

Produksi Perikanan Teluk Harapan Maratua Tembus 6.200 Ton, Ekonomi Nelayan Kian Bergeliat

Produksi Perikanan Teluk Harapan Maratua Tembus 6.200 Ton, Ekonomi Nelayan Kian Bergeliat

by admin
10 September 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Sektor perikanan di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, menunjukkan perkembangan signifikan. Produksi perikanan tangkap dan budidaya...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In