TANJUNG REDEB, PORTALBERAU — Dandim 0902/BRU Letkol Inf Muhammad Faisal Idris, S.I.P menghadiri pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar di Lapangan GOR Pemuda, Jalan Pemuda, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Minggu (30/8/2026).
Salat Istisqa tersebut dilaksanakan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun di wilayah Kabupaten Berau. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA itu diikuti sekitar 500 jemaah.
Dandim hadir bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), personel TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jemaah terlebih dahulu mendapatkan penyampaian tata cara pelaksanaan Salat Istisqa sebelum kemudian melaksanakan salat bersama. Bertindak sebagai imam yakni KH Burhanuddin Harahap, sedangkan khotib Ustaz H. Jamiruddin, S.Pd.
Dalam tausiyahnya, Ustaz H. Jamiruddin mengajak seluruh jemaah untuk merendahkan diri di hadapan Allah SWT, memperbanyak istigfar, memperbaiki tobat serta melakukan introspeksi diri.
Ia menyampaikan, kondisi kekeringan yang menyebabkan tanah mengering, berkurangnya sumber air hingga terganggunya kehidupan manusia dan hewan menjadi pengingat agar manusia kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Air bukan sekadar fenomena alam. Air adalah nikmat Allah, turunnya hujan merupakan rahmat-Nya, sementara tertahannya hujan menjadi momentum bagi kita untuk melakukan introspeksi dan kembali kepada-Nya,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar permohonan hujan tidak hanya dimaknai sebagai permintaan turunnya air dari langit, tetapi juga menjadi momentum untuk memohon ampun atas dosa dan kekhilafan serta memperbaiki hubungan dengan sesama.
Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Seluruh rangkaian Salat Istisqa berakhir sekitar pukul 08.50 WITA dan berlangsung aman, lancar serta kondusif.
Dandim 0902/BRU, Muhammad Faisal Idris mengatakan jika solat istisqo ini merupakan yang kedua kalinya digelar di Kabupaten Berau. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama di tengah kondisi minimnya curah hujan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Berau.
Melalui doa bersama tersebut, masyarakat dan pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda berharap hujan segera turun, sekaligus membawa keberkahan, keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau.
“Harapan kita semoga ini bisa berakhir dan terkendali, dan masyarakat juga dibelikan perlindungan serta diberikan kesehatan,” pungkasnya. (*/)




