• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
6OktGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Tekan Karhutla, BNPB Kerahkan Pesawat OMC ke Berau untuk Picu Hujan

admin by admin
24 Agustus 2026
in Berau
0
Tekan Karhutla, BNPB Kerahkan Pesawat OMC ke Berau untuk Picu Hujan

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemerintah pusat memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau dengan mengerahkan pesawat untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Satu unit pesawat Cessna Grand Caravan 208B ditempatkan di Berau untuk melakukan penyemaian awan guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang terdampak maupun rawan karhutla.

Analis Kebencanaan Ahli Madya pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tono Sumarsono, mengatakan pengerahan pesawat tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya penanganan karhutla di Berau.

“Ini bentuk dukungan pemerintah pusat untuk membantu penanganan karhutla,” ujarnya.

OMC direncanakan berlangsung selama lima hari. Namun, jumlah penerbangan tidak ditetapkan secara kaku setiap harinya karena pelaksanaan penyemaian bergantung pada kondisi awan yang memenuhi syarat.

Tim akan memantau perkembangan cuaca sejak pagi hingga sore atau malam. Apabila ditemukan awan potensial, pesawat akan segera disiapkan untuk melakukan penyemaian.

Dalam kondisi mendukung, pesawat dapat dioptimalkan hingga empat sampai lima kali penerbangan dalam sehari. Intensitas penerbangan tetap menyesuaikan hasil pemantauan cuaca.

“Kalau ada awan yang memungkinkan untuk disemai, kami maksimalkan,” katanya.

Untuk mendukung operasi tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 10 ton bahan semai berupa garam khusus. Setiap penerbangan, pesawat mampu membawa sekitar satu ton bahan semai.

Tono menjelaskan, ketersediaan 10 ton bahan semai bukan menjadi batas akhir pelaksanaan operasi. Jika kebutuhan meningkat, pasokan tambahan akan kembali dikirim. Bahan semai tersebut didatangkan dari Jakarta melalui Balikpapan sebelum dibawa ke Berau.

Pelaksanaan OMC juga dilakukan melalui koordinasi sejumlah pihak. Setiap penerbangan akan mempertimbangkan rekomendasi Direktorat Modifikasi Cuaca dan hasil pemantauan meteorologi.

BNPB bersama pemerintah daerah, pengelola bandara, penyedia pesawat dan unsur meteorologi akan melakukan koordinasi sebelum penerbangan. Briefing juga dijadwalkan setiap pagi untuk menentukan strategi operasi berdasarkan perkembangan cuaca.

Pesawat yang kini berada di Berau sebelumnya digunakan dalam operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Selatan. Pesawat kemudian dipinjamkan selama lima hari untuk mendukung penanganan karhutla di Berau.

“Bencana harus ditangani bersama, pusat dan daerah,” tegas Tono.

Pada hari pertama pelaksanaan, tim masih menunggu kedatangan bahan semai sebelum operasi dapat dimaksimalkan. Meski demikian, hasil pemantauan menunjukkan terdapat potensi awan yang dapat menjadi sasaran penyemaian.

Kehadiran pesawat OMC diharapkan menjadi tambahan kekuatan dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih terjadi di Berau. Hujan hasil modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu membasahi wilayah rawan maupun kawasan yang terdampak kebakaran.

Namun, Tono menegaskan keberhasilan OMC tetap sangat bergantung pada kondisi atmosfer. Penyemaian hanya dapat dilakukan apabila terdapat awan dengan karakteristik yang sesuai.

Karena itu, pemantauan cuaca menjadi faktor utama dalam menentukan setiap penerbangan selama lima hari operasi.

“Kami akan memaksimalkan setiap potensi awan untuk membantu menurunkan hujan di Berau,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Dermaga Teluk Sulaiman Siap Jadi Gerbang Wisata Bahari di Pesisir Selatan Berau

Next Post

Bukan Hanya Padi, Kemarau Turunkan Produksi Jagung dan Cabai di Berau

admin

admin

Next Post
Bukan Hanya Padi, Kemarau Turunkan Produksi Jagung dan Cabai di Berau

Bukan Hanya Padi, Kemarau Turunkan Produksi Jagung dan Cabai di Berau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

Dishub Berau Siapkan Penanganan Kendala Angin di Dermaga Apung Maratua

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi kendala penggunaan dermaga apung di Pulau...

Dinas Perikanan Berau Kawal Wisata Bahari Maratua agar Ekonomi Nelayan dan Kelestarian Laut Terjaga

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pesatnya perkembangan wisata bahari di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, membawa peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir....

Fabio Asher Meriahkan Hari Pertama Berau Expo 2026, Panggung Hiburan Dipadati Masyarakat

Fabio Asher Meriahkan Hari Pertama Berau Expo 2026, Panggung Hiburan Dipadati Masyarakat

by admin
17 Oktober 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Penampilan penyanyi ibu kota Fabio Asher mewarnai kemeriahan hari pertama Berau Expo 2026, Jumat (16/10/2026) malam....

36 Orang Positif Narkoba Terjaring di Kampung Narkoba Gunung Bugis, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi

36 Orang Positif Narkoba Terjaring di Kampung Narkoba Gunung Bugis, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi

by admin
16 Oktober 2026
0

BALIKPAPAN, PORTALBERAU— Sebanyak 36 orang dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine dalam Operasi Sarang Narkoba yang digelar aparat gabungan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In