• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
18AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Musim El Nino dan Karhutla, Gamalis Ajak Warga Waspadai Asap dan Jaga Kesehatan

admin by admin
18 Agustus 2026
in Berau
0
Musim El Nino dan Karhutla, Gamalis Ajak Warga Waspadai Asap dan Jaga Kesehatan

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah kondisi cuaca kering yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, masyarakat juga diminta mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan bersama karena dampak kebakaran tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Di tengah kondisi seperti sekarang, kita harus sama-sama waspada. Jangan melakukan pembakaran yang bisa memicu kebakaran meluas. Kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian,” ujar Gamalis.

Ia menilai, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi potensi karhutla. Apalagi, ketika kebakaran terjadi dan menghasilkan asap, dampaknya dapat dirasakan hingga ke kawasan permukiman.

Gamalis juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Kalau melihat ada titik api, segera laporkan. Jangan menunggu sampai api membesar. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi dampaknya setelah kebakaran meluas,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Masyarakat diminta tidak menganggap sepele paparan asap, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki gangguan pernapasan.

Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, mengajak masyarakat menerapkan langkah sederhana melalui gerakan SAPA ASAP sebagai upaya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Pesan tersebut dirangkum dalam sejumlah langkah yang mudah dilakukan masyarakat sehari-hari. Dimulai dengan Siapkan Diri, yakni menyiapkan masker, mencukupi kebutuhan air putih, serta menjaga daya tahan tubuh.

Selanjutnya, masyarakat diminta Awasi Informasi, khususnya informasi mengenai kualitas udara dan peringatan dini yang dikeluarkan sumber resmi.

“Informasi tersebut penting menjadi dasar bagi masyarakat dalam menentukan aktivitas, terutama ketika kondisi udara tidak baik,” katanya.

Langkah berikutnya adalah Proteksi Diri. Masyarakat dianjurkan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah serta menghindari aktivitas fisik berat di ruang terbuka saat kondisi udara dipenuhi asap.

Masyarakat juga diajak Peduli Lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta menjaga kebersihan lingkungan. Upaya tersebut menjadi bagian dari pencegahan agar sumber asap tidak semakin meluas.

Kemudian, Amankan Kesehatan menjadi perhatian berikutnya. Perlindungan perlu diberikan lebih kepada bayi, anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan. Kelompok tersebut dinilai lebih rentan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap.

“Pesan SAPA ASAP juga mendorong masyarakat untuk Sebarluaskan Pesan kepada keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar,” sebutnya.

Kesadaran menjaga kesehatan, menurut imbauan tersebut, akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama.

Masyarakat juga diajak Ajak Bersama untuk menjaga kesehatan dan mencegah dampak asap. Sementara bagian terakhir, Pray & Positive, menjadi pengingat agar masyarakat tetap berdoa dan berpikir positif sembari terus berupaya menjaga diri, keluarga dan lingkungan.

Selain menerapkan SAPA ASAP, masyarakat juga disarankan melakukan sejumlah langkah perlindungan sederhana.

“Di antaranya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta menutup pintu dan jendela agar asap tidak mudah masuk ke dalam rumah,” ucap Lamlay.

Aktivitas fisik berat di luar ruangan juga sebaiknya dihindari ketika kondisi udara dipenuhi asap. Asupan makanan bergizi dan istirahat yang cukup turut diperlukan untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat mengenali gejala yang dapat muncul akibat paparan asap. Beberapa di antaranya mata perih dan berair, batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, sakit kepala, demam hingga penurunan daya tahan tubuh.

“Jika mulai mengalami gangguan pernapasan, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ucapnya.

Langkah tersebut penting agar keluhan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan kualitas udara di wilayah perkotaan Kabupaten Berau hingga kini masih terpantau normal.

Kendati sejumlah titik mulai terdampak asap dan debu akibat kebakaran lahan, kondisi tersebut belum menunjukkan adanya penurunan kualitas udara secara signifikan.

Berdasarkan hasil pemantauan melalui laboratorium, kualitas udara ambien masih berada dalam kondisi baik.

“Berdasarkan hasil pemantauan kami, kualitas udara di Berau masih tergolong baik dan berada dalam batas normal,” katanya.

Namun, kemunculan asap dan debu dari kebakaran lahan tetap menjadi perhatian. Kondisi tersebut akan terus dipantau untuk mengetahui kemungkinan dampaknya terhadap kualitas udara di Berau.

“Karena itu, masyarakat juga perlu ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan sampai kebakaran semakin meluas dan berdampak terhadap kualitas udara,” kuncinya. (*/)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim

Previous Post

Warga Tanjung Batu Hilang Saat Pulang dari Bagan, Tim Gabungan Sisir Perairan Pulau Derawan

Next Post

Kolaborasi Berau Divers dan Green Nirvana Jaga Laut Maratua, Tanam 450 Tak Terumbu Karang

admin

admin

Next Post
Kolaborasi Berau Divers dan Green Nirvana Jaga Laut Maratua, Tanam 450 Tak Terumbu Karang

Kolaborasi Berau Divers dan Green Nirvana Jaga Laut Maratua, Tanam 450 Tak Terumbu Karang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dandim 0902/Bru Pimpin Peninjauan Lokasi Karhutla di Labanan, Pastikan Kesiapan Penanganan

Dandim 0902/Bru Pimpin Peninjauan Lokasi Karhutla di Labanan, Pastikan Kesiapan Penanganan

by admin
18 Agustus 2026
0

TELUK BAYUR, PORTALBERAU– Komando Distrik Militer (Kodim) 0902/Bru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Berau melakukan peninjauan kondisi lapangan...

Kolaborasi Berau Divers dan Green Nirvana Jaga Laut Maratua, Tanam 450 Tak Terumbu Karang

Kolaborasi Berau Divers dan Green Nirvana Jaga Laut Maratua, Tanam 450 Tak Terumbu Karang

by admin
18 Agustus 2026
0

MARATUA, PORTALBERAU – Keindahan bawah laut Maratua menjadi kekayaan alam sekaligus aset wisata yang membutuhkan komitmen bersama untuk menjaganya. Upaya...

Musim El Nino dan Karhutla, Gamalis Ajak Warga Waspadai Asap dan Jaga Kesehatan

Musim El Nino dan Karhutla, Gamalis Ajak Warga Waspadai Asap dan Jaga Kesehatan

by admin
18 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah kondisi...

Warga Tanjung Batu Hilang Saat Pulang dari Bagan, Tim Gabungan Sisir Perairan Pulau Derawan

Warga Tanjung Batu Hilang Saat Pulang dari Bagan, Tim Gabungan Sisir Perairan Pulau Derawan

by admin
18 Agustus 2026
0

‎TANJUNG BATU, PORTALBERAU – Seorang warga Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, berinisial Mr (41), dilaporkan hilang saat...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In