• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
14AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Bukan Buka Tambak Seluas-luasnya, Diskan Berau Terapkan Pola Budidaya Berbasis Konservasi

admin by admin
10 Agustus 2026
in Berau
0
Bukan Buka Tambak Seluas-luasnya, Diskan Berau Terapkan Pola Budidaya Berbasis Konservasi

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pengembangan sektor perikanan budidaya di wilayah pesisir Berau mulai diarahkan pada pola yang tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga memastikan ekosistem tetap terjaga.

Dinas Perikanan (Diskan) Berau mendorong penerapan sistem tambak berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kawasan mangrove. Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat keberadaan hutan mangrove memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan ekosistem pesisir dan aktivitas budidaya masyarakat.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, mengatakan pengembangan tambak saat ini tidak lagi diarahkan pada pembukaan lahan secara masif. Masyarakat justru didorong menerapkan pola budidaya yang memberikan ruang cukup bagi mangrove untuk tetap tumbuh dan berfungsi sebagai penyangga lingkungan.

Salah satu konsep yang dikembangkan adalah shrimp carbon aquaculture, yang diterapkan melalui kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

“Pola yang kami dorong bukan membuka kawasan tambak sebanyak-banyaknya. Produksi tetap ditingkatkan, tetapi caranya harus memperhatikan keberadaan mangrove yang sudah ada,” ujarnya.

Dalam penerapannya, luasan lahan yang dimanfaatkan untuk aktivitas budidaya dibatasi. Untuk pengembangan area sekitar satu hektare, hanya sebagian kecil yang digunakan sebagai kolam produksi, sedangkan sebagian besar tetap dipertahankan sebagai kawasan mangrove.

“Kalau ada lahan satu hektare, bukan berarti seluruhnya dijadikan tambak. Sekitar 20 persen dapat dimanfaatkan untuk budidaya, sedangkan 80 persen lainnya tetap dipertahankan sebagai mangrove,” jelasnya.

Menurutnya, pola tersebut menjadi salah satu pendekatan yang relevan bagi kawasan pesisir Berau. Berbeda dengan sistem budidaya intensif di kawasan perkotaan yang dapat menggunakan metode seperti bioflok, tambak di wilayah pesisir memiliki karakteristik lingkungan yang membutuhkan pendekatan berbeda.

Ia menyebut sejumlah wilayah seperti Kampung Pegat Betumbuk, Tabalar Muara dan Teluk Semanting telah menjadi bagian dari penerapan konsep budidaya yang mempertahankan ekosistem mangrove.

Tak hanya berbicara mengenai lingkungan, sistem tersebut juga diarahkan untuk memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Hasil budidaya menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah komoditas, mulai dari udang, bandeng hingga kepiting.

“Dari sisi produksi, hasilnya cukup menjanjikan. Beberapa komoditas seperti udang, bandeng dan kepiting menunjukkan perkembangan yang baik,” katanya.

Kepastian pasar juga menjadi salah satu faktor pendukung. Hasil produksi dari tambak tersebut telah memiliki jaringan pembeli, sehingga petambak memiliki gambaran pasar ketika memasuki masa panen.

“Petambak tidak hanya memikirkan bagaimana menghasilkan produk, tetapi juga sudah memiliki akses pasar. Jadi ketika panen, hasilnya sudah memiliki tujuan pemasaran,” ungkapnya.

Di sisi lain, Diskan Berau juga terus mendorong diversifikasi konsumsi ikan melalui pengembangan perikanan air tawar. Tantangannya, masyarakat Berau selama ini lebih terbiasa mengonsumsi ikan laut.

“Kami ingin pilihan konsumsi masyarakat semakin beragam. Selain ikan laut, ikan air tawar juga perlu mulai diperkenalkan dan ditingkatkan minat konsumsinya,” kuncinya. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim

Previous Post

Potensi Dana Karbon 2026 Terbuka, Puluhan Kampung di Berau Jadi Sasaran

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bukan Buka Tambak Seluas-luasnya, Diskan Berau Terapkan Pola Budidaya Berbasis Konservasi

Bukan Buka Tambak Seluas-luasnya, Diskan Berau Terapkan Pola Budidaya Berbasis Konservasi

by admin
10 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pengembangan sektor perikanan budidaya di wilayah pesisir Berau mulai diarahkan pada pola yang tidak hanya mengejar...

Potensi Dana Karbon 2026 Terbuka, Puluhan Kampung di Berau Jadi Sasaran

Potensi Dana Karbon 2026 Terbuka, Puluhan Kampung di Berau Jadi Sasaran

by admin
10 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Sebanyak 77 kampung dan dua kelurahan di Kabupaten Berau dinilai memiliki potensi besar untuk memperoleh manfaat...

179 Aparatur Kampung di Tiga Kecamatan Jalani Tes Urine, Wabup Gamalis: Pemerintahan Harus Bersih dari Narkoba

179 Aparatur Kampung di Tiga Kecamatan Jalani Tes Urine, Wabup Gamalis: Pemerintahan Harus Bersih dari Narkoba

by admin
10 Agustus 2026
0

TALISAYAN, PORTALBERAU – Pemkab Berau memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan. Sebanyak 179 aparatur kampung dari tiga kecamatan...

Temui Warga Biatan Ulu dan Ilir, Wabup Gamalis Serap Aspirasi soal Jalan hingga Layanan Dasar

Temui Warga Biatan Ulu dan Ilir, Wabup Gamalis Serap Aspirasi soal Jalan hingga Layanan Dasar

by admin
10 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati Berau Gamalis turun langsung menemui masyarakat di Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Kecamatan...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In