TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Anggota DPRD Berau, Arman Nofiansyah, menuntaskan pelaksanaan Masa Reses II Tahun 2026 pada 27–28 Juli 2026. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur, Kelurahan Rinding, Kelurahan Teluk Bayur, hingga Kampung Labanan Jaya sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam setiap titik pertemuan, warga menyampaikan beragam usulan yang dinilai menjadi kebutuhan prioritas di lingkungan masing-masing. Mulai dari renovasi Rumah Layak Huni (RLH), bantuan mesin ketinting bagi nelayan, dukungan bagi pelaku UMKM, hingga kebutuhan sektor pertanian.
Arman mengatakan, reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Berbagai aspirasi yang kami terima akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai kewenangan. Masyarakat berharap adanya perhatian terhadap perbaikan rumah layak huni, bantuan ketinting, penguatan UMKM, hingga kebutuhan sarana dan prasarana pertanian,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat diprioritaskan dalam penyusunan program dan penganggaran mendatang.
Ia menilai, aspirasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga dukungan terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui sektor produktif.
“Harapan masyarakat tentu menjadi perhatian kami. Kami akan mengawal setiap usulan yang menjadi kebutuhan mendesak agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Ditambahkannya, jika dalam reses politikus PKB ini tidak ingin menebar janji. Hal ini bukan baru, namun telah dilakukan sejak lama.
“Saya tidak ingin berjanji, saya hanya ingin diri saya bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.
Selain mendengarkan aspirasi, Arman juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam mengawal pembangunan di daerah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi kunci agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar tepat sasaran.
Pihaknya ingin setiap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di forum reses saja. Tugas dari legislatif adalah membawa dan memperjuangkannya di DPRD agar dapat ditindaklanjuti oleh eksekutif.
“Semoga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa direalisasikan secara bertahap dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga,” kuncinya. (*/)





