TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – SMK Ma’arif NU Berau resmi menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah dan dunia usaha untuk pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, BPJS Ketenagakerjaan, SM Tower Hotel, dan Bank Muamalat.
Melalui kerja sama ini, sebanyak 78 siswa akan diterjunkan ke berbagai lokasi PKL guna memperoleh pengalaman kerja secara langsung sesuai bidang kompetensinya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, melalui Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Meski demikian, Disbudpar tahun ini hanya menerima dua siswa PKL dari SMKS Ma’arif NU Berau. Hal itu disesuaikan dengan kapasitas instansi yang saat ini juga tengah membimbing peserta PKL dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.
“Untuk tahun ini kami hanya menerima dua siswa karena saat ini Disbudpar sudah membina sekitar 16 siswa dan mahasiswa PKL yang berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi, baik dari Universitas Muhammadiyah Berau maupun dari luar daerah,” ujar Samsiah.
Menurutnya, jumlah peserta bukan menjadi ukuran utama dalam membangun kualitas pembelajaran di lapangan. Yang terpenting, setiap siswa memperoleh pendampingan yang maksimal sehingga mampu menyerap pengalaman kerja secara optimal.
Ia menginginkan para peserta memanfaatkan masa PKL sebagai momentum untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter yang dibutuhkan di dunia profesional.
“Harapan kami, para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan kompetensi dan karakter,” katanya.
Samsiah menambahkan, praktik kerja lapangan memberikan pengalaman yang tidak diperoleh di ruang kelas. Selain meningkatkan keterampilan teknis, siswa juga ditempa untuk memiliki sikap profesional dalam bekerja.
“Melalui program Praktik Kerja Lapangan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga belajar tentang disiplin, etika kerja, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan budaya kerja yang profesional,” jelasnya.
Bagi Disbudpar sendiri, kehadiran siswa PKL dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang nantinya dapat berkontribusi terhadap kemajuan sektor pariwisata Berau.
“Sementara bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kehadiran siswa PKL juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Dirinya berharap kemitraan antara sekolah, pemerintah, dan dunia usaha terus diperluas agar semakin banyak lulusan SMK yang memiliki pengalaman kerja, kompetensi, dan daya saing tinggi.
“Ke depan, kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat sehingga mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Berau yang semakin maju dan berkelanjutan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





