TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Berau. Ia menyebut distribusi kuota BBM menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan melakukan komunikasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina, untuk membahas kemungkinan adanya penambahan kuota BBM bersubsidi bagi wilayah Berau. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan masyarakat terhadap BBM terus meningkat.
“Kita akan melakukan komunikasi berkaitan dengan kuota. Satu lagi, kuota kita mungkin diperbanyak,” ujarnya.
Selain mendorong penambahan kuota, Gamalis juga mengingatkan masyarakat agar lebih tertib dalam penggunaan BBM bersubsidi. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih adanya kendaraan luar daerah yang menggunakan BBM bersubsidi di Berau.
Ia menilai kondisi tersebut dapat berdampak terhadap ketersediaan BBM yang seharusnya dialokasikan bagi masyarakat Berau. Menurutnya, kendaraan dengan pelat nomor luar wilayah ikut memengaruhi perhitungan kebutuhan kuota yang tersedia.
“Kita berharap kendaraan yang menggunakan BBM tersebut jangan menggunakan BBM di sini, sementara tercatatnya di tempat lain. Sehingga BBM di tempat lain itu sesuai dengan plat nomor mereka, tapi operasinya tidak di tempat asalnya, mengambil di Berau,” jelasnya.
Gamalis menjelaskan, kendaraan dengan pelat nomor luar daerah seperti B, W, L, maupun KU yang beroperasi di Berau berpotensi mengurangi jatah BBM bagi kendaraan lokal dengan pelat KT.
“Jatah Berau yang tadinya cukup untuk plat KT itu diambil oleh yang berplat B, berplat W, berplat L, atau KU. Coba lihat di jalan-jalan, itu banyak. Tentu menggerus kuota kita,” tambahnya.
Ia berharap rencana penambahan kuota BBM nantinya dapat berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi bersubsidi secara tepat sasaran. Pemerintah daerah juga akan terus berupaya melakukan koordinasi agar kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi.
Gamalis turut mengimbau pemilik kendaraan luar daerah yang sudah menetap dan beraktivitas di Berau agar menyesuaikan administrasi kendaraan mereka. Hal itu menurutnya akan membantu pemerintah dalam melakukan pendataan kebutuhan BBM berdasarkan jumlah kendaraan yang terdaftar.
“Gantilah plat kalian itu ke plat KT, jangan menggunakan Berau, agar supaya jatah kita di Berau ini sesuai. Pemantauan kuota itu kan dari jumlah kendaraan,” kuncinya. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




