MALINAU, PORTALBERAU — Harapan panjang masyarakat Desa Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan Hulu, Kabupaten Malinau, akhirnya terwujud. Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan penerangan, kini warga dapat menikmati akses listrik berkat kerja sama antara PT PLN (Persero), pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat setempat pada (27/6/26).
Sebanyak 331 pelanggan kini telah menikmati sambungan listrik, dengan rincian 237 pelanggan mendapatkan bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis dari Kementerian ESDM.
Kehadiran listrik ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Tanjung Nanga yang selama ini mendambakan akses energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Peresmian listrik desa tersebut dilakukan secara simbolis pada Jumat (26/6/2026) oleh Manager PLN UP3 Berau Rizki Rhamdan Yusup bersama Manager PLN UP2K Benua Etam, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, Camat Malinau Selatan Hulu, serta Kepala Desa Tanjung Nanga.
Acara berlangsung penuh sukacita dengan antusiasme warga yang menyambut hadirnya listrik sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup.
Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, mengatakan bahwa hadirnya listrik di Tanjung Nanga merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan energi hingga ke wilayah pelosok.
“Listrik bukan hanya soal penerangan. Listrik menjadi penggerak kehidupan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. Kami ingin masyarakat di Tanjung Nanga merasakan terang yang sama seperti masyarakat di wilayah perkotaan,” ujarnya.
Pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut bukan tanpa tantangan. Kondisi geografis yang sulit, akses transportasi terbatas, serta medan yang menantang menjadi hambatan yang harus dilalui. Namun melalui kerja keras insan PLN, dukungan pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, pembangunan infrastruktur kelistrikan berhasil diselesaikan.
Dalam proyek ini, PLN membangun 4,19 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM), 4,77 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR), serta memasang 3 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 300 kVA untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Manager PLN UP2K Benua Etam, Govinda, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang mendukung keberhasilan pembangunan listrik desa tersebut.
“Tantangan di lapangan berhasil kita lalui berkat doa dan kerja keras bersama, semangat juang insan PLN, serta dukungan warga. Kami titip jaringan ini, mari dijaga dan dirawat bersama-sama,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, Lawing Liban, S.Sos., M.Si., turut memberikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya dalam menghadirkan energi bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada PLN atas komitmennya dalam menerangi negeri. Listrik bukan hanya penerangan, tetapi simbol kemajuan masyarakat dan menjadi pendorong tumbuhnya usaha warga,” katanya.
Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang warga, Yansen, mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya listrik di desa mereka.
“Kami sudah lama menunggu momen ini. Dulu kalau malam gelap gulita, sekarang desa kami sudah terang benderang,” tuturnya.
Hadirnya listrik di Tanjung Nanga menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung peningkatan rasio elektrifikasi nasional sekaligus memperluas akses energi hingga ke daerah terpencil.
PLN memastikan akan terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata agar masyarakat di seluruh pelosok Indonesia dapat menikmati manfaat energi untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kini, dengan cahaya listrik yang telah menyala, Desa Tanjung Nanga menatap masa depan yang lebih cerah, produktif, dan penuh harapan. (ADV)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim





