TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau meningkatkan kesiapsiagaan menyusul gempa tektonik berkekuatan besar yang terjadi di Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi. Sebagai upaya mitigasi dan pemantauan dini, BPBD mengaktifkan jaringan posko siaga di 11 kecamatan untuk memastikan perkembangan situasi dapat dipantau secara cepat dan akurat.
Langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah wilayah pesisir Berau sempat masuk dalam status waspada tsunami pada pukul 08.43 WITA. Meski kondisi saat ini telah dinyatakan aman, BPBD tetap mempertahankan kesiagaan personel dan sistem pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengatakan keberadaan posko di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dari sistem deteksi dini dan penyebaran informasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Kami memiliki posko di 11 kecamatan yang aktif memantau bencana termasuk gempa bumi. Keberadaan posko ini sangat penting untuk memastikan informasi dan instruksi keselamatan bisa tersampaikan dengan cepat ke masyarakat,” ujarnya.
Menurut Masyhadi, wilayah pesisir dan kepulauan di Berau masih menjadi kawasan yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi terhadap aktivitas kegempaan. Karena itu, pengawasan di daerah-daerah tersebut dilakukan secara lebih intensif.
“Wilayah rawan gempa di tempat kita berada di sepanjang pesisir Berau, mulai dari Kecamatan Tabalar, hingga ke Biduk-Biduk, serta kawasan Kepulauan Derawan,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap langkah yang diambil BPBD akan disesuaikan dengan tingkat risiko yang muncul dari suatu kejadian gempa. Apabila terdapat potensi tsunami, petugas di lapangan akan segera menyampaikan peringatan kepada masyarakat agar menjauh dari area yang berisiko.
“Imbauan kepada masyarakat tergantung besarnya potensi gempa. Namun sebagai bentuk antisipasi dini, pada kasus yang berpotensi tsunami, personel di posko akan langsung mengimbau agar masyarakat segera menjauhi pesisir pantai dan sungai,” tegasnya.
BPBD memastikan hingga saat ini kondisi di Kabupaten Berau tetap aman dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. (*/)
Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim




