TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Program Beasiswa Berau Cerdas kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Berau. Tingginya antusiasme pelajar dan mahasiswa membuat jumlah pendaftar tahun 2026 melonjak hingga ribuan orang, bahkan jauh melampaui kuota yang disediakan pemerintah daerah.
Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Berau, total pendaftar hingga penutupan pada 13 Mei 2026 mencapai 2.481 orang. Jumlah itu terdiri dari 1.632 siswa SMA sederajat dan 849 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Besarnya animo masyarakat ini dinilai menjadi bukti bahwa program bantuan pendidikan dari Pemkab Berau tersebut masih sangat dibutuhkan, terutama di tengah tingginya biaya pendidikan.
Dalam kesempatannya, , mengatakan pendaftaran telah dibuka sejak 9 Maret lalu dan terus mengalami peningkatan hingga hari terakhir penutupan.
“Pendaftarannya sudah kita buka dari tanggal 9 Maret dan kemarin 13 Mei resmi ditutup. Sampai saat ini jumlah pendaftar mencapai 2.481 orang,” ujarnya.
Namun di balik tingginya minat tersebut, kuota penerima tahun ini hanya tersedia sekitar 1.050 orang. Rinciannya, 500 kuota untuk siswa SMA sederajat dan sekitar 550 kuota bagi mahasiswa jenjang D2 hingga S1.
Artinya, lebih dari separuh pendaftar berpotensi belum bisa menerima bantuan pendidikan tahun ini.
Meski demikian, Toto menegaskan seluruh peserta tetap harus melewati proses seleksi administrasi secara ketat. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah peserta yang belum melengkapi dokumen persyaratan.
“Ada peserta yang tidak meng-upload persyaratan seperti kartu keluarga, KTP dan dokumen lainnya. Kalau tidak lengkap tentu otomatis gugur,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Beasiswa Berau Cerdas dibagi menjadi dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tidak mampu. Khusus kategori tidak mampu, pemerintah memastikan proses verifikasi dilakukan lebih ketat agar bantuan tepat sasaran.
Salah satu syarat utama yang wajib dipenuhi adalah melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
“Kita lakukan verifikasi. Untuk kategori tidak mampu tentu harus ada SKTM sebagai salah satu syarat,” jelasnya.
Lanjutnya, tahun ini, Pemkab Berau mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 juta per tahun bagi siswa SMA sederajat dan Rp4 juta per tahun untuk mahasiswa. Total anggaran yang dikucurkan untuk program tersebut mencapai lebih dari Rp3 miliar.
Melihat tingginya jumlah pemohon, Pemkab Berau juga membuka peluang penambahan kuota penerima melalui APBD Perubahan, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.
“Kita berharap peserta yang belum terakomodir nanti bisa diusulkan kembali di perubahan anggaran, sepanjang kondisi keuangan daerah memungkinkan,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim




