TANJUNG REDEB, PORTALBERAU– Pemkab Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital.
Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Diskominfo Berau dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian se-Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar di Hotel Mercure Samarinda.
Mengusung tema “Integrasi Layanan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur”, forum strategis ini menjadi ajang penting bagi Berau untuk memperkuat sinergi lintas daerah, khususnya dalam pengembangan layanan digital pemerintahan yang terintegrasi.
Rakorda dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mewakili gubernur.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya integrasi data sebagai fondasi utama transformasi digital, dengan konsep single source of truth agar seluruh perangkat daerah dapat mengakses data yang sama secara terpadu.
Selain itu, terdapat lima fokus utama yang dibahas dalam Rakorda, yakni integrasi data dan sistem informasi, peningkatan kualitas layanan publik digital, penguatan keamanan informasi dan persandian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antar daerah.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menambahkan bahwa Rakorda ini menjadi forum untuk menyelaraskan arah kebijakan serta menyempurnakan Rencana Kerja dan perubahan Rencana Strategis (Renstra) 2024–2029.
Di tengah agenda tersebut, Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menegaskan bahwa keikutsertaan Berau bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bagian dari langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi layanan publik di daerah.
“Rakorda ini sangat penting bagi Berau untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan provinsi, terutama dalam integrasi data dan pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Berau saat ini terus mendorong penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) agar lebih terintegrasi antar perangkat daerah. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola data.
“Kami di Berau terus berupaya meningkatkan kualitas SDM digital sekaligus memperkuat infrastruktur teknologi informasi. Harapannya, pelayanan publik bisa semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” tuturnya.
Ia menyebut, Rakorda ini juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, seperti perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Ainun Najib, serta Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur, yang membahas pentingnya data statistik sebagai dasar perumusan kebijakan.
Bagi Kabupaten Berau, kata dia, keikutsertaan dalam Rakorda ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program digitalisasi yang terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, diakuinya sinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lain menjadi kunci dalam menghadirkan layanan publik yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan langkah ini, Didi menambahkan bahwa Berau menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang siap beradaptasi dalam era transformasi digital, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan berbasis teknologi di Kalimantan Timur. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





