TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budaya Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya meningkatkan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka pada Senin (9/3/26) pagi di Ballroom SM Tower Hotel, Jalan Teuku Umar, Tanjung Redeb. Bimtek ini mengangkat tema Budaya Kerja Organisasi Perangkat Daerah yang diikuti oleh sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam mendorong perubahan budaya kerja aparatur.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk merombak pola pikir dan mentalitas kerja aparatur menuju birokrasi yang lebih lincah, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya bimtek ini,” ujarnya.
“Ini merupakan langkah krusial dalam upaya merombak mentalitas kerja aparatur menuju birokrasi yang lincah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima,” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Masyarakat menuntut pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga transparan, akuntabel, serta ramah kepada masyarakat.
Karena itu, aparatur pemerintah diminta untuk tidak lagi bekerja dengan pola lama atau business as usual, melainkan melakukan transformasi dalam sistem kerja dan pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai inti ASN yaitu BerAKHLAK yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan utama bagi seluruh OPD dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Sekda juga menekankan pentingnya peningkatan etos kerja aparatur guna mendukung visi pembangunan daerah dalam mewujudkan masyarakat Berau yang maju, sejahtera, dan mandiri.
Ia menyebut keberhasilan pembangunan daerah tidak akan terwujud tanpa dukungan sumber daya manusia aparatur yang memiliki komitmen dan kinerja yang tinggi.
Dalam bimtek tersebut, pemerintah daerah juga menegaskan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh OPD. Di antaranya transformasi budaya kerja yang mengedepankan inovasi, peningkatan loyalitas dan komitmen ASN terhadap tugas dan pimpinan, serta penerapan efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program kerja.
Selain itu, OPD juga diminta untuk lebih proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong transformasi digital dalam sistem pelayanan publik.
“OPD harus mampu bekerja lebih efektif dan efisien serta proaktif dalam melayani masyarakat. Hindari kerumitan birokrasi dan jadilah motor transformasi digital dalam pelayanan,” tegasnya.
Kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah juga menjadi hal yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai apabila setiap OPD bekerja sendiri-sendiri.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kerja sama serta menghilangkan ego sektoral demi kemajuan Kabupaten Berau.
“Hilangkan ego sektoral. Kemajuan Kabupaten Berau adalah hasil kerja sama yang solid,” katanya.
Melalui kegiatan bimtek ini, pemerintah daerah berharap para peserta dapat menyerap berbagai materi dari narasumber serta mengimplementasikan nilai-nilai budaya kerja positif di lingkungan kerja masing-masing.
Ia juga mengingatkan bahwa budaya kerja bukan sekadar teori, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari aparatur saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap setelah kegiatan ini ada perubahan nyata dalam etos kerja kita. Jadilah pelayan masyarakat yang bangga melayani bangsa dan daerah,” kuncinya. (*/)
Penulis: Wahyudi
Editor: Ikbal Nurkarim





