• Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
9AguGMT+0700
  • Login
Portal Berau
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Portal Berau
No Result
View All Result

Kolong Rumah Warga Jadi Saksi Perjalanan Pendidikan Akibat Konflik Tapal Batas Berau-Kutim

admin by admin
5 Maret 2026
in Berau
0
Kolong Rumah Warga Jadi Saksi Perjalanan Pendidikan Akibat Konflik Tapal Batas Berau-Kutim

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Gambaran ketimpangan akses pendidikan masih terlihat di sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Berau. Salah satunya dialami puluhan siswa Sekolah Filial SD 001 Cabang Biatan Ilir yang hingga kini harus menjalani proses belajar di tempat yang jauh dari kata layak.

Sebanyak sekitar 60 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah kolong rumah milik warga. Kondisi ruang belajar tersebut disebut tidak memenuhi standar karena berada di area terbuka dengan bau pesing yang cukup menyengat.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh guru sukarelawan, Asni, yang pernah mengajar di sekolah tersebut selama kurang lebih satu tahun. Ia mengaku pengalaman mengajar di sana meninggalkan kesan mendalam, terutama karena semangat belajar para siswa di tengah keterbatasan.

“Hari terakhir saya mau pamit sama anak-anak, saya tunggu mereka di pintu kelas. Mereka datang jalan kaki tiga kilometer dari rumah, pakai sandal jepit, kaki berlumpur. Nggak sanggup saya pamit,” ujar Asni saat ditemui, Rabu (4/3/26).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi sekolah tersebut. Jumlah tenaga pengajar juga sangat terbatas dibandingkan jumlah kelas yang ada.

Sekolah filial itu menampung enam tingkat kelas, namun hanya memiliki lima guru untuk mengajar seluruh siswa. Selain itu, tidak ada guru bidang studi khusus yang menetap untuk mendukung proses pembelajaran.

“Bisa kah terpenuhi? Bisa kah mereka merdeka dalam belajar? Dengan enam kelas hanya lima guru, belum lagi guru bidang studi tidak ada,” katanya.

Awalnya masyarakat setempat sempat berinisiatif membangun ruang kelas sederhana untuk menunjang kegiatan belajar. Namun bangunan tersebut dinilai tidak layak digunakan, sehingga proses belajar akhirnya dipindahkan ke bawah kolong rumah warga.

“Kami mengajar di sana, bau pesing. Karena di bawah rumah orang,” ungkapnya.

Asni juga menyebut bahwa sebenarnya telah ada upaya pembangunan sekolah di lokasi tersebut. Bahkan di area itu terdapat plakat proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau. Namun menurutnya pembangunan tersebut tidak berlanjut.

“Sekolah sudah didirikan, tapi dicekal, dilarang, stop. Pemerintah Berau tidak ada tindakan lanjutnya. Kenapa pemerintah kalah? Kalau memang itu masih petanya Berau,” jelasnya.

Ia sendiri bukan guru berstatus ASN maupun PPPK. Keputusannya mengajar muncul dari kepedulian terhadap kondisi pendidikan di kampung tersebut.

“Saya tidak pernah mengajar sebelumnya. Tergerak saja. Saya punya sedikit ilmu, saya ajar pendidikan agama Islam dan moral Pancasila di sana,” tuturnya.

Saat ini, puluhan siswa di Biatan Ilir masih menempuh perjalanan hingga tiga kilometer setiap hari untuk belajar di kolong rumah warga, menunggu hadirnya ruang kelas yang lebih layak. (*/)

Penulis : Muhammad Izzatullah
Editor : Ikbal Nurkarim

Previous Post

Empat Kampung di Berau Kembangkan Hilirisasi Kakao, Kolaborasi Jadi Kunci

Next Post

DPRD Berau Dorong Pemkab Percepat Pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih

admin

admin

Next Post
DPRD Berau Dorong Pemkab Percepat Pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih

DPRD Berau Dorong Pemkab Percepat Pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gerakan Indonesia Asri Langit Biru, Demokrat Berau Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan untuk Generasi Mendatang

Gerakan Indonesia Asri Langit Biru, Demokrat Berau Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan untuk Generasi Mendatang

by admin
2 Agustus 2026
0

GUNUNG TABUR, PORTALBERAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Berau menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri Langit Biru bertajuk...

Jelang Nataru, Pemkab Diminta Pastikan Stok BBM Aman

Kabar Baik! Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus, Pertamina Sesuaikan Tarif BBM Nonsubsidi

by admin
1 Agustus 2026
0

‎PORTALBERAU – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Agustus...

Dispusip Berau Genjot Akreditasi Perpustakaan Kampus, Tingkatkan Standar Layanan bagi Mahasiswa

Dispusip Berau Genjot Akreditasi Perpustakaan Kampus, Tingkatkan Standar Layanan bagi Mahasiswa

by admin
1 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan mutu perpustakaan di daerah, salah satunya...

Cetak Wirausaha Baru, Diskoperindag Berau Latih 20 Warga Tanjung Redeb Kuasai Dasar Menjahit

Cetak Wirausaha Baru, Diskoperindag Berau Latih 20 Warga Tanjung Redeb Kuasai Dasar Menjahit

by admin
1 Agustus 2026
0

TANJUNG REDEB, PORTALBERAU – Pemkab Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia...

Portal Berau

© 2022 Portal Berau

Navigate Site

  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
  • Lainnya
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Advertorial
    • DPRD Berau
    • Pemkab Berau
    • PT.Berau Coal
  • Lainnya
    • Sosial
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
  • Tentang Kami
    • Iklan Banner
    • Kebijakan Privacy
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 Portal Berau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In